Harapan Menjadi Pesepak Bola, 59 Anak Papua Ikuti Seleksi Penentu menuju PFA 2026
- 08 Jul 2026 14:10 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,Mimika - Sebanyak 59 pesepak bola muda terbaik dari berbagai daerah di Papua resmi mengikuti pembukaan Papua Football Academy (PFA) Final Camp 2026 yang berlangsung di Hall Gymnasium Mimika Sport Complex (MSC) SP 5 Timika. Final Camp menjadi tahapan akhir dalam proses seleksi untuk menentukan 20 siswa terbaik yang akan bergabung sebagai angkatan terbaru Papua Football Academy, Selasa 7 juli 2026.
Sebelumnya, proses pencarian bakat PFA 2026 telah menyelesaikan tahapan seleksi di berbagai kota dan wilayah yang berlangsung sejak 1 Mei hingga 20 Juni 2026. Sebanyak 2.530 siswa dari 20 kabupaten dan kota di Papua mengikuti proses penjaringan, meliputi Sorong, Fakfak, Kokonao, Tipuka, Mimika, Ransiki, Manokwari, Supiori, Waropen, Serui, Biak, Sarmi, Jayapura, Keerom, Boven Digoel, Merauke, Wamena, Nabire, hingga Mappi.
Selama Final Camp, para peserta akan menjalani rangkaian pembinaan dan seleksi yang ketat. Mulai Senin hingga Kamis mereka mengikuti latihan teknik dan pertandingan di bawah pengawasan langsung oleh tim pelatih dan staf pembinaan PFA. Sementara Jumat dijadwalkan mengikuti tes psikologi dan Sabtu menjalani pemeriksaan kesehatan. Seluruh hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar penentuan 20 pemain terbaik yang diumumkan pada Final Camp Agustus mendatang.

Salah satu peserta, Israel Junior Eduwai (13), asal Jayapura, mengaku sangat bangga bisa mencapai tahap Final Camp. Siswa yang sebelumnya berlatih di Sekolah Sepak Bola Papua United di Sentani itu mengatakan kesempatan ini menjadi momen yang telah lama dinantikannya untuk membanggakan kedua orang tuanya melalui sepak bola.
Peserta lainnya, Kubilas Kilion Matuti asal Sorong, mengaku termotivasi mengikuti PFA karena bercita-cita menjadi pesepak bola hebat seperti Boaz Solossa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia yang telah mendukung penyelenggaraan Papua Football Academy sehingga dirinya dapat mengikuti tahap seleksi terakhir.
Sementara itu, Harlens Jikwa dari Wamena mengatakan dirinya bersyukur dapat lolos hingga Final Camp. Ia mengetahui informasi seleksi dari pelatihnya di Wamena dan sebelumnya berlatih di SSB Tolikara. Harlens mengaku baru pertama kali datang ke Timika dan berharap dapat belajar lebih banyak serta berhasil bergabung sebagai siswa Papua Football Academy.

Direktur Akademik PFA, Wolfgang Pikal, mengatakan proses seleksi tahun ini merupakan yang keempat dan berlangsung hampir dua bulan. Menurutnya, para peserta patut bangga karena berhasil melewati persaingan dari ribuan peserta hingga masuk Final Camp. Ia menegaskan PFA tidak hanya membentuk pemain sepak bola, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, kerja keras, dan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda Papua.
Wolfgang Pikal menambahkan bahwa hanya 20 peserta yang akan diterima sebagai siswa baru PFA. Namun, menurutnya seluruh peserta telah memperoleh pengalaman berharga selama proses seleksi. Ia mengajak seluruh peserta untuk bersaing secara sehat, saling menghormati, menjadi keluarga besar PFA, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar mandiri dan menunjukkan kemampuan terbaik.
Sementara itu, VP Relations Engel Enoch menyampaikan bahwa seluruh peserta memiliki peluang yang sama untuk lolos. Ia mengingatkan para pemain agar menikmati proses selama berada di Final Camp, menjaga sportivitas, dan memanfaatkan kesempatan yang tidak mudah diperoleh tersebut. Engel juga memastikan pertandingan perdana seleksi dimulai keesokan harinya dengan pembagian dua grup, sekaligus berharap Final Camp mampu melahirkan 20 talenta sepak bola terbaik Papua untuk masa depan.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....