Dari Rumah Reyot Menjadi Hunian Layak, Kado Hari Bhayangkara untuk Warga Nabire

  • 02 Jul 2026 18:09 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire — Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Nabire diwarnai aksi nyata kepedulian sosial. Polres Nabire meresmikan hasil program bedah rumah bagi keluarga Yulius Danomira yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni di Jalan Jakarta, Kelurahan Karang Tumaritis, Distrik Nabire.

Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini, Selasa 30 Juni 2026, didampingi Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu. Kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat utama Polda Papua Tengah, Wakapolres Nabire, pejabat utama Polres Nabire, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Program bedah rumah ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu menjelaskan, rumah yang sebelumnya ditempati keluarga Yulius berukuran sekitar 6 x 2,5 meter dengan kondisi sangat memprihatinkan.

“Bangunan sudah miring, atap bocor, dan dindingnya lapuk sehingga tidak lagi layak dihuni,” ujar Samuel.

Pembangunan rumah dimulai pada 27 Maret 2026 dan berlangsung hampir tiga bulan hingga rampung menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Menurut Kapolres, keberhasilan program tersebut merupakan hasil gotong royong seluruh personel Polres Nabire bersama dukungan berbagai pihak.

Selain membangun rumah warga, Polres Nabire juga melakukan rehabilitasi 27 petak asrama Rekomfu Polres Nabire, dengan 7 unit di antaranya mengalami kerusakan berat.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Nabire, para tukang, relawan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan rumah tersebut.

“Saya berharap rumah ini dijaga dan dirawat dengan baik sehingga benar-benar bermanfaat bagi keluarga penerima,” pesan Kapolda.

Dengan suara haru, Yulius Danomira menyampaikan terima kasih kepada Polda Papua Tengah dan khususnya Polres Nabire atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya.

“Kami sangat bersyukur. Dulu rumah kami hampir roboh, sekarang kami punya rumah yang layak untuk ditempati bersama keluarga,” ungkap Yulius.

Pantauan di lokasi menunjukkan rumah baru keluarga Yulius kini berdiri kokoh dengan ukuran sekitar 13 x 13 meter. Rumah tersebut dibangun secara permanen dan telah dilengkapi dengan sejumlah perlengkapan rumah tangga sehingga siap dihuni.

Program ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....