Papua Tengah Anggarkan Rp77,8 Miliar untuk Sekolah Gratis

  • 25 Jun 2026 04:32 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp77,851 miliar untuk membiayai program pendidikan gratis bagi 58.920 siswa jenjang SMP, SMA, SMK, dan SLB, termasuk kebutuhan asrama sekolah di seluruh wilayah Papua Tengah.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, saat membuka Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Jenjang SMA dan SMK Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Bandara Lama Nabire, Rabu 24 Juni 2026.

Di hadapan para pelajar dan guru dari berbagai kabupaten, Meki Nawipa menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memperluas akses pendidikan melalui program sekolah gratis.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah untuk memastikan seluruh anak Papua Tengah mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan.

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp77.841.200.000 untuk mendukung program pendidikan gratis bagi jenjang SMP, SMA, SMK, SLB, termasuk asrama-asrama sekolah di Papua Tengah. Karena itu, tidak ada alasan bagi anak-anak kita untuk tidak bersekolah,” kata Gubernur Meki Nawipa.

Selain membiayai kebutuhan pendidikan siswa, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik melalui program sertifikasi guru.



Gubernur Meki Nawipa menjelaskan, pada tahun lalu pemerintah telah memfasilitasi sertifikasi bagi 801 guru. Tahun ini disiapkan sertifikasi bagi seribu guru dan akan ditambah seribu guru lagi pada 2027.

Ia berharap program pendidikan gratis yang telah berjalan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa untuk meningkatkan kualitas diri dan meraih cita-cita.

"Saya berharap program sekolah gratis ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Saya juga sampaikan bahwa untuk menjadi sukses, kalian tidak harus menjadi orang yang paling pintar. Namun, harus menjadi pribadi yang jujur, memiliki integritas, dan mampu menjaga diri. Nilai-nilai itulah yang akan membawa kalian menuju masa depan yang lebih baik," ungkapnya.

Sementara itu, Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar Papua Tengah Tahun 2026 g berlangsung pada 24 hingga 27 Juni di Bandara Lama Nabire.

Festival tersebut diikuti pelajar dari delapan kabupaten dengan mempertandingkan berbagai cabang seni dan budaya, di antaranya tari kreasi, lomba kuliner, fashion show, musik akustik, dan sejumlah perlombaan lainnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat, tetapi juga sarana membangun karakter serta memperkuat identitas generasi muda Papua Tengah melalui pendidikan dan pelestarian budaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....