Lima Proyek Prioritas Mimika Masuki Tahap Pengadaan

  • 15 Jun 2026 17:27 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan lima proyek strategis daerah yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Mimika saat ini masih dalam proses pelelangan dan ditargetkan dapat memasuki tahap kontrak pada awal Agustus 2026.

Saat ditemui awak media, Senin 15 iuni 2026, Yoga menjelaskan kelima proyek strategis tersebut telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Mimika Nomor 68 Tahun 2026.

Adapun lima proyek strategis yang dimaksud meliputi perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perkotaan, pembangunan Jembatan Gantung Miyoko, pembangunan Jembatan Gantung Hoya, pembangunan Unit Reverse Osmosis (RO) di Ipaya, serta peningkatan Jalan Agimuga.

Menurut Yoga, saat ini seluruh dokumen proyek telah memasuki tahapan pelimpahan ke Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa untuk selanjutnya diproses dalam tahapan lelang.

Ia menjelaskan, sebelum proses pelelangan dilanjutkan, pihaknya terlebih dahulu melakukan penyesuaian harga satuan pekerjaan akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 47/SE/DK/2026 tentang Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP).

Penyesuaian tersebut, kata Yoga, diperlukan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga meskipun terjadi perubahan harga material dan biaya konstruksi di lapangan. Selain itu, langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut dari hasil audit dan rekomendasi yang diberikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dampak dari penyesuaian harga tersebut menyebabkan adanya pengurangan volume pekerjaan pada sejumlah proyek. Namun demikian, Yoga menegaskan manfaat utama dari setiap proyek tetap akan dipertahankan sesuai tujuan awal pembangunan.

Sebagai contoh, jika sebelumnya suatu ruas jalan direncanakan dibangun sepanjang 800 meter, maka setelah dilakukan penyesuaian anggaran akibat kenaikan harga, panjang jalan yang dibangun bisa berkurang menjadi sekitar 700 meter atau sesuai hasil perhitungan teknis.

Ia menambahkan, pengurangan volume pekerjaan dilakukan karena pemerintah daerah tidak memungkinkan untuk menambah alokasi anggaran yang telah disahkan dalam APBD. Oleh sebab itu, penyesuaian dilakukan pada aspek fisik pekerjaan tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan.

PUPR Mimika berharap seluruh proses pelelangan berjalan lancar tanpa adanya sanggahan yang dapat memperpanjang tahapan pengadaan. Dengan demikian, kontrak pekerjaan dapat segera ditandatangani dan pelaksanaan lima proyek strategis tersebut bisa dimulai sesuai target pada awal Agustus 2026.(Sandra)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....