Kapolda Papua Tengah Pererat Hubungan dengan Insan Pers di Nabire

  • 28 Mei 2026 22:14 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini terus memperkuat hubungan kemitraan dengan insan pers di Papua Tengah. Hal itu terlihat dalam kegiatan sharing session bersama wartawan yang digelar di salah satu kafe di Nabire, Kamis malam 28 Mei 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Papua Tengah beserta para pejabat utama Polda Papua Tengah. Suasana berlangsung santai dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang diskusi terbuka antara kepolisian dan awak media.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua Tengah menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang selama ini turut membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat dan berimbang.

“Media merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif melalui pemberitaan yang edukatif dan menyejukkan masyarakat,” ujar Brigjen Pol. Jermias Rontini.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga meminta masukan dari insan pers terkait komunikasi dan pelayanan informasi yang selama ini dibangun Polda Papua Tengah.

“Selama kurang lebih empat bulan saya menjabat, saya berharap rekan-rekan media dapat memberikan kritik dan saran untuk perbaikan kami ke depan,” katanya.

Kapolda mengakui komunikasi antara bidang humas dan media belum berjalan maksimal. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi keterbatasan personel pada bidang kehumasan di lingkungan Polda Papua Tengah yang masih tergolong baru.

“Kami masih terus berbenah. Nanti akan kami siapkan media center bagi wartawan agar komunikasi dan koordinasi bisa lebih baik,” ungkapnya.

Ia juga berharap wartawan dapat menjadi mitra sekaligus pengawal Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Tengah.

Dalam dialog tersebut, Kapolda menekankan pentingnya penyajian informasi yang akurat dan tidak hanya bersumber dari media sosial yang belum jelas kebenarannya.

“Kalau ada peristiwa menonjol, silakan langsung berkoordinasi dengan saya atau jajaran. Informasi yang disampaikan ke masyarakat harus berimbang dan berdasarkan fakta,” tegasnya.

Menurut Kapolda, media sosial saat ini memiliki pengaruh besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, penyampaian informasi yang cepat, tepat, dan tidak provokatif sangat diperlukan guna mencegah berkembangnya hoaks maupun isu yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

“Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi aktif, termasuk melakukan kontra narasi terhadap informasi hoaks yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan,” jelasnya.

Di akhir pertemuan, Kapolda Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk mengabdikan diri dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masih dipercaya mengemban jabatan tersebut.

“Jabatan ini suatu saat akan berakhir. Selama masih diberikan amanah dan kewenangan, saya ingin mengabdikan diri untuk melayani masyarakat Papua Tengah dengan sebaik-baiknya,” tutup Kapolda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....