Karantina Papua Tengah Perkuat Kolaborasi Konservasi untuk Jaga Keanekaragaman
- 23 Mei 2026 16:19 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Upaya pelestarian satwa liar dilindungi di wilayah Papua Tengah terus diperkuat melalui kolaborasi lintas instansi. Karantina Papua Tengah bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Papua Unit Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Timika, melakukan koordinasi dengan PT Freeport Indonesia melalui Divisi Environmental guna membahas rencana kerja sama pelestarian satwa liar dilindungi.
Pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat pengawasan serta mendukung keberlanjutan konservasi sumber daya alam hayati di Papua Tengah. Fokus pembahasan mencakup fasilitas pemeliharaan satwa serta penguatan sinergi dalam pengawasan dan perlindungan satwa liar yang memiliki status perlindungan.

Kepala Karantina Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, menyampaikan bahwa kolaborasi antar lembaga menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta memastikan upaya konservasi berjalan secara berkelanjutan.
"Koordinasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung program reintroduksi dan restocking individu satwa liar dilindungi agar dapat kembali berkembang di habitat alaminya. Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan populasi satwa sekaligus memperkuat upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Papua," jelasnya.

Melalui sinergi yang dibangun, Karantina Papua Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung perlindungan sumber daya alam hayati melalui pengawasan lalu lintas satwa, pendampingan tindakan karantina, serta kerja sama lintas sektor.
"Diharapkan, kolaborasi ini dapat meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga kelestarian satwa liar dan ekosistem demi keberlanjutan lingkungan di Papua Tengah," ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Timika, Paulus Baibaba, dan General Superintendent Environmental System PT Freeport Indonesia, Sugio Peling.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....