Aksi Dua Kelompok Massa di DPR Papua Tengah Berlangsung Aman dan Kondusif
- 12 Mei 2026 23:47 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Aksi penyampaian aspirasi oleh dua kelompok massa di Kantor DPR Papua Tengah, Nabire, Senin siang 11 Mei 2026 berlangsung aman, tertib dan kondusif. Keberhasilan pengamanan aksi tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai berjalan humanis tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
Dua kelompok massa yang melakukan aksi yakni Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Kota Studi Nabire serta Forum Peduli Masyarakat Adat Nabire. Kedua kelompok secara bergantian menyampaikan aspirasi kepada unsur pimpinan DPR Papua Tengah terkait situasi keamanan dan berbagai persoalan yang terjadi belakangan ini.
Forum Peduli Masyarakat Adat Nabire menjadi kelompok pertama yang melakukan dialog bersama pihak legislatif Papua Tengah. Dalam penyampaiannya, mereka meminta pemerintah dan DPR Papua Tengah memberikan perhatian serius terhadap kondisi keamanan di Nabire, terutama maraknya aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor yang kembali terjadi.
Selain itu, isu keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas juga diminta menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan aparat keamanan di ibu kota Papua Tengah.
Sementara itu, massa aksi dari IPMADO Nabire melakukan long march dari kawasan Pasar Karang menuju Kantor DPR Papua Tengah dengan pengawalan aparat gabungan TNI-Polri dan Satpol PP. Aksi tersebut berlangsung tertib hingga massa diterima untuk berdialog dan menyerahkan aspirasi kepada pihak legislatif.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu didampingi Dandim dan Danlanal Nabire saat memberikan keterangan pers mengatakan, seluruh rangkaian aksi berjalan aman dan kondusif berkat koordinasi serta komunikasi aktif antara aparat keamanan, pemerintah, dan koordinator lapangan dari masing-masing kelompok aksi.
Kapolres berharap setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum ke depan tetap dilakukan dengan koordinasi yang baik agar situasi keamanan tetap terjaga dan potensi gangguan di lapangan dapat diminimalisir.
Terpisah, Ketua KNPI Papua Tengah Yustinus Tebai menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan, khususnya TNI-Polri di bawah komando Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu. Menurutnya, pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan damai selama aksi berlangsung.

“Komunikasi yang baik dan pendekatan yang humanis membuat berbagai aksi penyampaian aspirasi di Nabire selama ini dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” ujarnya.
Pantauan di lapangan, massa aksi melakukan dialog bersama unsur pimpinan DPR Papua Tengah dan menyerahkan sejumlah aspirasi terkait kondisi keamanan di Nabire maupun konflik yang terjadi di Kabupaten Dogiyai.
Usai menyampaikan aspirasi, massa aksi membubarkan diri secara tertib dan kembali ke tempat masing-masing. Selama aksi berlangsung, sekitar 700 personel gabungan TNI-Polri dan Satpol PP melakukan pengamanan secara humanis dan persuasif demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....