Polres Nabire Siapkan Pengamanan Aksi GPMI-I di DPR Papua Tengah
- 21 Jul 2026 20:51 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Polres Nabire menyiapkan pengamanan menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya se-Indonesia (GPMI-I) di Kabupaten Nabire, Kamis 23 Juli 2026. Pengamanan dilakukan setelah kepolisian menerima surat pemberitahuan aksi yang mengangkat tema "Militer Mesin Pembunuh Rakyat Intan Jaya."
Berdasarkan selebaran aksi yang diterima, massa dijadwalkan mulai berkumpul pukul 08.00 WIT di sejumlah titik, yakni SP1, Jepara 2, Pasar Karang, Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM), dan Siriwini. Selanjutnya massa akan bergerak menuju Kantor DPR Papua Tengah sebagai lokasi penyampaian aspirasi.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K, CPHR mengatakan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan aksi dan melakukan komunikasi dengan koordinator lapangan (korlap). Namun, hingga kini belum tercapai kesepakatan terkait pengaturan titik kumpul peserta aksi.
Menurut Kapolres, kepolisian mengusulkan agar seluruh massa berkumpul di satu lokasi, yakni Pasar Karang, sehingga pengamanan dapat dilakukan secara maksimal dan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik.
"Surat undangan sudah ada, kita sudah komunikasi. Cuma korlapnya ini tidak mau koordinasi baik dengan kita terkait kita satukan tempat saja seperti di Pasar Karang. Mereka tidak mau. Besok pagi jam 09.00 ada pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat. Nanti hasilnya akan saya sampaikan. Besok juga dari Kabag Ops kemungkinan membuat surat permintaan bantuan pasukan, termasuk rekan-rekan TNI untuk membantu pengamanan seperti biasa saat demo," ujar AKBP Samuel Tatiratu kepada RRI, Selasa malam.
Kapolres menjelaskan, pertemuan dengan tokoh masyarakat dijadwalkan berlangsung pada Rabu 22 Juli 2026 pagi untuk mencari solusi terbaik agar pelaksanaan aksi berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Selain itu, Polres Nabire juga telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan sesuai prosedur. Bantuan personel dari TNI akan dilibatkan sebagai bagian dari pengamanan terpadu apabila diperlukan, sebagaimana pola pengamanan pada kegiatan penyampaian pendapat di muka umum sebelumnya.
Dalam selebaran aksi yang beredar, GPMI-I menyampaikan sejumlah tuntutan terkait situasi keamanan dan kondisi kemanusiaan di Kabupaten Intan Jaya. Organisasi tersebut juga mengajak mahasiswa, aktivis kemanusiaan, organisasi masyarakat sipil, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi damai tersebut.
Polres Nabire mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai, mematuhi ketentuan yang berlaku, menjaga ketertiban umum, serta menghormati hak masyarakat lain dalam beraktivitas sehingga situasi keamanan di Kabupaten Nabire tetap kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....