Merah Putih Berkibar di Nabire, Warga Peringati 1 Mei
- 01 Mei 2026 11:29 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Semangat nasionalisme dan persatuan menggema di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, saat ratusan warga mengikuti Apel Akbar dan Pawai Merah Putih dalam rangka memperingati 1 Mei sebagai hari bersejarah kembalinya Papua ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan yang digagas oleh Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMPRI) ini berlangsung meriah dan penuh khidmat, dengan dihadiri unsur Forkopimda Nabire, perwakilan TNI-Polri, pengurus DPD BMPRI Papua Tengah, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dari berbagai elemen.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BMPRI, Ali Kabiay, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten, serta Forkopimda dan aparat TNI-Polri yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum ini memiliki nilai sejarah penting yang harus terus dikenang oleh generasi penerus bangsa.
“Kegiatan ini sangat bernilai positif dan harus menjadi sejarah bagi generasi muda, bahwa Papua telah kembali ke pangkuan NKRI. Ini juga menjadi wadah untuk memperkuat persatuan, menjaga toleransi, serta mendorong pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ali Kabiay, Jumat 1 Mei 2026.
Sementara itu, Ketua DPD BMPRI Papua Tengah, Melkisedek Rumawi, menegaskan bahwa tanggal 1 Mei merupakan hari sakral dan bersejarah bagi masyarakat Papua. Ia mengingatkan bahwa pada 1 Mei 1963, bendera Merah Putih mulai berkibar di Tanah Papua sebagai simbol kembalinya wilayah tersebut ke dalam NKRI.
“Ini adalah momen bersejarah. Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk tidak saling mengkotak-kotakkan, melainkan bersatu sebagai satu bangsa, satu tanah air, dan satu cita-cita,” tegasnya.
Melkisedek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta menegaskan identitas kebangsaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan konvoi arak-arakan bendera Merah Putih menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat yang berkeliling Kota Nabire. Aksi tersebut menjadi simbol kuat semangat nasionalisme dan cinta tanah air masyarakat Papua Tengah.
Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen kebangsaan serta menjaga keutuhan NKRI di Tanah Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....