Kolaborasi dan Digitalisasi Jadi Fokus BRIDA Mimika Kembangkan Inovasi
- 22 Apr 2026 18:32 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika terus mendorong penguatan inovasi daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini disampaikan Sekretaris BRIDA Kabupaten Mimika, Darius Sabon Rain, saat ditemui awak media pada Rabu, 22 April 2026.
Ia menjelaskan, sebelumnya BRIDA Mimika telah menggelar Seminar Inovasi Daerah bertema Membangun Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan sebagai Fondasi Pembangunan Daerah, yang berlangsung selama dua hari di Hotel Horison Diana. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), perguruan tinggi, hingga pelaku UMKM.
Dalam kegiatan itu, seluruh peserta juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan inovasi daerah. Menurut Darius, keberhasilan inovasi tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk akademisi, praktisi, pelaku usaha, dan masyarakat.
Selain itu, BRIDA juga mendorong digitalisasi pelaporan inovasi daerah. Setiap OPD diwajibkan tidak hanya menciptakan inovasi, tetapi juga mendokumentasikan dan melaporkannya secara digital melalui sistem yang terintegrasi dengan pemerintah pusat.
“Setelah inovasi dibuat, OPD harus bisa melaporkan secara digital. Sistem ini nantinya akan terkoneksi dengan pusat, sehingga semua inovasi dapat terdata dengan baik,” ujarnya.
Ia mengakui, salah satu tantangan utama adalah menjaga keberlanjutan inovasi. Banyak inovasi yang tidak berjalan optimal karena kurangnya komitmen dari pemangku kepentingan dalam melaksanakan secara berkelanjutan.
Meski demikian, sejumlah inovasi unggulan telah diterapkan, terutama di bidang pelayanan publik. Di antaranya aplikasi layanan pengaduan masyarakat yang memungkinkan warga menyampaikan keluhan secara langsung, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.
Darius menambahkan, pada tahun 2026 setiap OPD ditargetkan mampu menghasilkan minimal dua inovasi setiap tahun. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah dan kualitas inovasi daerah.
Ia berharap, melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi digital, inovasi yang telah dihasilkan tidak hanya bertambah, tetapi juga dapat berjalan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan masyarakat yang lebih cepat, transparan, dan efektif.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....