PTFI dan PSSI Gelar FGT 2026, Fokus Kembangkan Bakat Anak Papua

  • 22 Apr 2026 11:28 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali menggelar Freeport Grassroots Tournament (FGT) 2026 sebagai ajang pembinaan sepak bola usia dini di Papua. Turnamen yang berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura pada 17–18 April 2026 ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat sekaligus menanamkan nilai sportivitas.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi komitmen PTFI dalam mendukung kemajuan sepak bola nasional, khususnya di Papua. Ia menegaskan bahwa kompetisi usia dini menjadi fondasi penting dalam mencetak pemain berkualitas. Senada, Senior Vice President Community Development PTFI Nathan Kum menyebut turnamen ini sebagai ruang belajar bagi anak-anak untuk memahami nilai fair play, kerja sama, dan rasa saling menghormati.

Turnamen FGT 2026 diikuti oleh sejumlah sekolah sepak bola (SSB) dari Jayapura dan sekitarnya, dengan sistem pertandingan 7 lawan 7. Setiap tim diperbolehkan mendaftarkan maksimal 15 pemain, dengan durasi pertandingan 2x15 menit. Selain kompetisi, kegiatan ini juga menghadirkan pengalaman bertanding yang menyenangkan guna membangun karakter dan mental anak-anak.

Pada kategori U-10, SSB Nafri berhasil meraih juara pertama, disusul SSB Orion Star Sentani di posisi kedua, SSB Tunas Muda Hamadi di peringkat ketiga, dan SSB Volta PLN di posisi keempat. Penghargaan individu diberikan kepada Arkiles Fonataba sebagai Best Player dan Herman Isak Mangaprow sebagai Best Goalkeeper, sementara penghargaan Team Fair Play diraih oleh SSB Petra Sentani.

Sementara itu, pada kategori U-12, SSB Putra Yeabhu keluar sebagai juara pertama, diikuti SSB Nafri sebagai juara kedua, SSB Batik di posisi ketiga, dan SSB Waena di peringkat keempat. Penghargaan Best Player diraih Sem Stenly Neymar Msen, Best Goalkeeper oleh Frits Tokoro, serta penghargaan Team Fair Play diberikan kepada SSB Nafri.

Selain turnamen, PTFI juga membagikan total 1.000 pasang sepatu sepak bola kepada para peserta, yang terdiri dari 300 pasang untuk Jayapura, 400 pasang untuk Timika, dan 300 pasang untuk Gresik. Bantuan ini disambut antusias oleh para peserta, yang merasa semakin termotivasi untuk berlatih dan mengembangkan kemampuan mereka.

Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano, menyatakan bahwa FGT telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sepak bola di Papua. Ia berharap dukungan dari berbagai pihak terus berlanjut agar potensi anak-anak Papua dapat berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui penyelenggaraan Freeport Grassroots Tournament 2026, diharapkan lahir bibit-bibit unggul sepak bola dari Papua yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.(Sandra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....