Listrik Padam di Nabire, Aktivitas Warga dan Jaringan Terganggu
- 21 Apr 2026 08:01 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Sejumlah wilayah di Kabupaten Nabire mengalami pemadaman listrik pada Selasa pagi 21 April 2026. Pemadaman ini merupakan bagian dari kegiatan peningkatan keandalan listrik yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) UP3 Nabire melalui ULP Nabire Kota.
Berdasarkan informasi resmi, pemadaman berlangsung sejak pukul 04.00 hingga 07.00 WIT dan mencakup sejumlah wilayah, di antaranya Jalan Pemuda, Jalan Merdeka, Jalan Medan, Jalan Pepera, Oyehe, Jalan PDAM, Kompleks Perkantoran, Jalan Polres Nabire, Kompleks Kalisusu, Jalan Ahmad Yani, Jalan Auri, Kompleks SMK 1, Jalan A. Gobay, Jalan Samratulangi, Nabarua, Malompo, Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Poros RE Martadinata, RSUD Nabire, Denzipur, Jalan Jakarta, Jalan Silalaspare, Karang Mulia, Sanoba, Samabusa, Jalan Poros Kimi, Jalan Poros Waharia, hingga Jalan Yan Mamoribo dan sekitarnya.
Adapun pekerjaan yang dilakukan berupa perbaikan gangguan kubikel sebagai upaya menjaga stabilitas dan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut.
Namun demikian, pemadaman yang terjadi pada pagi hari ini menuai berbagai keluhan dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku aktivitas mereka terganggu, terutama karena pemadaman terjadi saat waktu persiapan memulai hari.
Salah seorang warga yang tergabung dalam grup percakapan WhatsApp mengungkapkan keresahannya.
“Ada apa ini lampu mati kah? Anak-anak ngamuk kepanasan aleee.”
Keluhan lain juga disampaikan warga terkait dampak lanjutan dari pemadaman listrik, seperti terhentinya pasokan air dan keterbatasan penggunaan perangkat elektronik.
“Belum menyala mana hp sudah lowbat air kran juga habis 🥹😭”
Bahkan hingga pagi hari, sebagian warga masih mengeluhkan kondisi lingkungan yang gelap akibat listrik yang belum menyala kembali.
“Hingga pagi masih gelap oooo”
Selain pemadaman listrik, keresahan warga semakin bertambah karena jaringan provider di sejumlah titik juga mengalami gangguan atau penurunan kualitas, sehingga menyulitkan komunikasi dan akses informasi.
Masyarakat berharap ke depan pihak terkait dapat memberikan informasi yang lebih awal dan meminimalisir dampak pemadaman, terutama pada jam-jam krusial aktivitas warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....