Dorong Kreativitas Anggota, DWP Papua Tengah Adakan Pelatihan Merangkai Bunga
- 15 Apr 2026 10:55 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Tengah menggelar pelatihan merangkai bunga dari bahan lokal dan sampah daur ulang yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Rabu 15 April 2026. Kegiatan ini diikuti puluhan anggota DWP dari berbagai organisasi perangkat daerah serta perwakilan pengurus kabupaten se-Provinsi Papua Tengah.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan anggota DWP dalam memanfaatkan bahan-bahan sederhana di lingkungan sekitar menjadi karya yang memiliki nilai estetika sekaligus bernilai ekonomi.
Pelaksana Harian Sekretaris DWP Provinsi Papua Tengah yang membacakan sambutan Ketua DWP Papua Tengah, Nyonya Risma Victor Fun, menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan keterampilan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya meningkatkan kreativitas serta kepercayaan diri anggota Dharma Wanita Persatuan.

“Kegiatan hari ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kita untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat peran perempuan dalam mendukung keluarga dan lingkungan kerja,” katanya.
Menurutnya, merangkai bunga merupakan seni yang mengajarkan ketelitian, kesabaran, serta kemampuan memadukan berbagai unsur menjadi satu kesatuan yang indah dan harmonis.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan Merangkai Bunga dari Bahan Lokal dan Sampah Daur Ulang, Nyonya Penina Nawipa Adi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bidang ekonomi Dharma Wanita Persatuan Provinsi Papua Tengah.

Ia mengatakan pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari dengan pembagian kegiatan pada masing-masing bidang dalam organisasi.
“Kalau kegiatan untuk hari ini, sebenarnya kami ada tiga hari, cuma kami bagi ke setiap bidang masing-masing. Jadi untuk tanggal 15 ini khusus untuk di bidang ekonomi, kegiatannya pelatihan merangkai bunga dari bahan lokal dan bahan daur ulang,” jelasnya.
Penina menambahkan, pelatihan tersebut diikuti sebanyak 46 peserta yang terdiri dari anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi Papua Tengah serta perwakilan dari delapan kabupaten.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menghadirkan dua orang pelatih yang merupakan perempuan asli Papua yang memiliki keterampilan merangkai bunga.
“Dua ibu yang datang mengajar adalah ibu-ibu OAP yang memiliki kemampuan merangkai bunga. Kami memanggil mereka untuk melatih ibu-ibu di sini agar mereka juga bisa menunjukkan bahwa OAP mampu bersaing dengan mereka yang datang dari luar,” lanjutnya.
Melalui pelatihan ini, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Papua Tengah berharap para anggota dapat terus mengembangkan kreativitas sekaligus memanfaatkan bahan lokal dan barang daur ulang menjadi karya yang bernilai serta berpotensi menjadi peluang usaha bagi keluarga maupun masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....