Malam Paskah di Katedral Tiga Raja Timika Berlangsung Khidmat dan Penuh Makna
- 04 Apr 2026 22:06 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Perayaan Ekaristi Malam Paskah di Katedral Tiga Raja Timika berlangsung khidmat pada Sabtu, 4 April 2026. Ibadah yang digelar satu kali pada pukul 18.00 WIT ini dipimpin oleh Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, O.S.A dan didampingi oleh Benyamin Magai,Pr.
Ribuan umat Katolik memadati gereja untuk mengikuti perayaan Malam Paskah dengan penuh kedamaian dan sukacita. Momen ini menjadi perayaan iman untuk mengenang kebangkitan Yesus Kristus sebagai tanda kemenangan atas dosa dan maut.
Perayaan liturgi Malam Paskah dibagi dalam empat bagian utama, yakni Upacara Cahaya, Liturgi Sabda, Liturgi Baptis, dan Liturgi Ekaristi. Setiap bagian dijalankan secara berurutan dan penuh makna oleh seluruh umat yang hadir.

Upacara Cahaya diawali dengan perarakan Lilin Paskah yang melambangkan terang Kristus yang mengalahkan kegelapan. Suasana gereja yang semula gelap perlahan dipenuhi cahaya lilin dari umat yang hadir, menciptakan suasana sakral dan penuh penghayatan.
Selanjutnya, Liturgi Sabda menghadirkan rangkaian bacaan Kitab Suci yang mengisahkan karya keselamatan Allah sejak penciptaan hingga kebangkitan Kristus. Bacaan Injil dibawakan oleh Pastor Benyamin Magai yang mengajak umat merenungkan kasih Allah bagi manusia.
Dalam homilinya, Uskup Bernardus Bofitwos Baru menekankan bahwa akar persoalan manusia terletak pada kejahatan yang lahir dari diri manusia sendiri. Ia menjelaskan bahwa sejak kisah Adam dan Hawa, manusia kerap jatuh dalam dosa akibat kesombongan, ketamakan, dan penyalahgunaan kebebasan.

Uskup juga mengingatkan bahwa kebebasan yang diberikan Tuhan seharusnya digunakan secara bertanggung jawab, bukan untuk mengikuti hawa nafsu. Ia menyoroti berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk konflik dan kekerasan yang masih terjadi, khususnya di Tanah Papua, serta mengajak semua pihak untuk menyelesaikan persoalan melalui dialog dan jalan damai.
Selain itu, Uskup menyinggung pentingnya menjaga lingkungan hidup sebagai ciptaan Allah yang baik dan sempurna. Ia mengajak umat untuk tidak merusak alam demi kepentingan sesaat, melainkan merawatnya sebagai bagian dari tanggung jawab iman.
Memasuki Liturgi Baptis, sekitar 60 umat menerima Sakramen Baptis yang dipimpin langsung oleh Uskup dan didampingi pasto Benyamin Magai Pr serta wali baptis. Umat juga mengikuti pembaruan janji baptis serta menerima percikan air suci sebagai tanda pembaruan iman.
Perayaan berlangsung aman dan tertib dengan dukungan pengamanan dari aparat kepolisian, Dinas Perhubungan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Satpol PP, serta petugas gereja. Layanan kesehatan juga disiagakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), puskesmas, dan rumah sakit di Timika.
Di akhir perayaan, Uskup Bernardus Bofitwos Baru menyampaikan ucapan Selamat Paskah kepada seluruh umat. Ia berharap semangat kebangkitan Kristus membawa pembaruan hidup, damai, serta kasih di tengah masyarakat. (Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....