Polisi Sita Sajam dan Miras dalam KRYD Gabungan di Nabire

  • 31 Mei 2026 20:30 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire – Polres Nabire bersama personel Brimob dan Polda Papua Tengah menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam 30 Mei 2026 sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Nabire. Kegiatan diawali dengan apel pasukan yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Nabire, AKP Fransiskus Kia Tapun, dan diikuti sejumlah pejabat utama dari Polres Nabire, Polda Papua Tengah, serta Brimob.

Sebanyak 88 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Mereka melakukan patroli dan sambang ke sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan keamanan, termasuk lokasi yang kerap dilaporkan menjadi tempat aksi pemalakan liar di ruas Jalan Trans Nabire–Paniai, tepatnya di Kampung Gerbang Sadu, Distrik Wadio.

Setelah memastikan kondisi di lokasi tersebut aman dan kondusif, personel gabungan melanjutkan kegiatan dengan menggelar razia di dua titik, yakni di depan Hotel Adamant, Wonorejo dan kawasan Pasar Karang Tumaritis.

Razia difokuskan pada pemeriksaan kendaraan, senjata tajam, serta barang-barang terlarang lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Kabag Ops Polres Nabire AKP Fransiskus Kia Tapun mengatakan, kegiatan KRYD merupakan langkah preventif yang terus dilakukan kepolisian untuk menekan angka kriminalitas dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman.

"Melalui patroli intensif dan razia yang kami lakukan secara berkelanjutan, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran anggota di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Nabire," ujar AKP Fransiskus Kia Tapun.

Usai razia, personel gabungan kembali melaksanakan patroli skala besar dengan menyasar pusat keramaian, kawasan rawan kriminalitas, serta jalur-jalur yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor, dua bilah pisau, satu parang jenis sabel, serta satu botol minuman keras lokal jenis Cap Tikus yang langsung dimusnahkan di lokasi.

AKP Fransiskus menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala guna memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi di Kabupaten Nabire.

Menurutnya, sinergi antara Polres Nabire, Polda Papua Tengah dan Brimob menjadi bagian penting dalam menjaga situasi keamanan daerah tetap kondusif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....