Aksi Pemalangan Jalan Mimika, Dua Brimob Kena Panah
- 29 Jan 2026 05:20 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, MIMIKA : Dua orang anggota Brimob dilaporkan terkena panah wayer saat melakukan pengamanan aksi pemalangan jalan di Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu 28 Januari 2026 sekitar pukul 19.00 WIT.
Insiden tersebut terjadi ketika aparat kepolisian berupaya mengendalikan massa yang sejak pagi hari memblokade ruas Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ki Hajar Dewantara. Massa melakukan aksi sebagai bentuk protes atas kematian seorang pemuda berinisial SL yang ditemukan meninggal dunia di samping tempat pembuangan sampah pada dini hari sebelumnya.
Dalam upaya meredam situasi, aparat kepolisian sempat berulang kali melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, tindakan tersebut tidak mampu menghentikan perlawanan massa. Aparat yang berjaga di lokasi justru mendapat serangan berupa lemparan batu serta panah wayer dari arah massa.
Polisi kemudian melakukan tembakan balasan secara berulang kali, namun situasi tetap belum sepenuhnya terkendali. Dalam kericuhan tersebut, dua anggota Brimob menjadi korban. Satu anggota terkena panah wayer di bagian paha, sementara satu lainnya terkena di bagian kaki hingga mengenai sepatu yang dikenakannya. Anak panah tersebut diduga dilepaskan dari jarak yang cukup dekat.
Akibat kejadian itu, kedua anggota Brimob yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga Rabu malam, situasi di sepanjang Jalan Ahmad Yani masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Kapolsek Mimika, AKBP Billyandha Hildiario, juga tampak berada langsung di lokasi untuk memantau kondisi keamanan.
Pihak kepolisian terus melakukan pengamanan guna mencegah meluasnya aksi dan menjaga ketertiban serta keselamatan masyarakat di wilayah tersebut. (SAN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....