Bupati Mimika Resmi Buka Kirab Seni Budaya Sambut Ramadhan 1447 H
- 17 Feb 2026 22:00 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,Mimika — Bupati Mimika, Johannes Rettob, secara resmi membuka kegiatan Deklarasi Jawa Manunggal dan Kirab Seni Budaya dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2026. Sambutan Bupati Mimika tersebut dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, S.Pd., pada acara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh nuansa kebersamaan, yang di selenggarakan di Halaman Pasar Lama,Kabupaten Mimika, pada Minggu 15 februari 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Mimika menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia serta masyarakat yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan kirab seni dan budaya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan di tengah perkembangan zaman.
Bupati menegaskan bahwa budaya memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Budaya bukan hanya sekadar pertunjukan seni atau tradisi turun-temurun, tetapi juga merupakan identitas dan jati diri suatu bangsa. Melalui pelestarian budaya, masyarakat turut menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi penerus.
Kirab seni dan budaya yang dilaksanakan pada hari tersebut juga dinilai menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan antar warga. Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan, kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting dalam membangun kebersamaan serta mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Lebih lanjut disampaikan, Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, Ramadhan juga menjadi waktu yang baik untuk memperkuat nilai-nilai toleransi, kepedulian sosial, serta solidaritas antar sesama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui kegiatan Deklarasi Jawa Manunggal dan Kirab Seni Budaya ini, seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu di Kabupaten Mimika, diharapkan dapat terus berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan persatuan. Masyarakat juga diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.
Bupati Mimika dalam sambutannya juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Di akhir sambutannya, Bupati Mimika mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat Jawa Manunggal sebagai simbol persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perbedaan suku, agama, dan budaya hendaknya tidak menjadi pemisah, melainkan menjadi kekuatan dan perekat untuk memperkuat persaudaraan serta kebersamaan, khususnya di Tanah Papua dan Kabupaten Mimika.
Kegiatan Deklarasi Jawa Manunggal dan Kirab Seni Budaya ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebudayaan. Acara ditutup dengan doa bersama serta harapan agar nilai-nilai persatuan, toleransi, dan pelestarian budaya terus tumbuh dan menjadi fondasi yang kokoh dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Mimika. (SAN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....