Sejarah Hari Sungai Nasional 27 Juli di Indonesia

  • 28 Jul 2026 04:53 WIB
  •  Nabire
Poin Utama
  • Indonesia memperingati Hari Sungai Nasional setiap tanggal 27 Juli sebagai momentum meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kelestarian sungai.
  • Peringatan Hari Sungai Nasional bertepatan dengan pengundangan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai pada tanggal 27 Juli 2011.
  • Sungai ditetapkan sebagai sumber daya air yang harus dikelola secara menyeluruh, terpadu, dan berwawasan lingkungan sesuai peraturan pemerintah.

RRI.CO.ID, Nabire - Setiap tanggal 27 Juli, Indonesia memperingati Hari Sungai Nasional, sebuah momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan, penyangga ekosistem, serta bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.

Peringatan Hari Sungai Nasional ditetapkan bertepatan dengan pengundangan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai pada tanggal 27 Juli 2011. Melalui peraturan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa sungai merupakan sumber daya air yang harus dikelola secara menyeluruh, terpadu, dan berwawasan lingkungan.

Dalam PP Nomor 38 Tahun 2011, sungai didefinisikan sebagai alur atau wadah air alami maupun buatan berupa jaringan pengaliran air yang mengalir dari hulu hingga muara, dengan batas sempadan di sisi kanan dan kiri. Sungai memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, mulai dari penyedia sumber air, pendukung pertanian, habitat berbagai makhluk hidup, hingga pengendali keseimbangan lingkungan.

Lahirnya Hari Sungai Nasional menjadi pengingat bahwa sungai bukan sekadar tempat mengalirnya air, tetapi merupakan bagian dari ekosistem yang harus dijaga bersama. Berbagai permasalahan seperti pencemaran sampah, limbah, serta kerusakan daerah aliran sungai menjadi tantangan yang membutuhkan kepedulian masyarakat dan sinergi seluruh pihak.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga terus mendorong berbagai kegiatan pelestarian sungai, salah satunya melalui aksi susur dan bersih-bersih sungai bersama berbagai kementerian, lembaga, serta komunitas lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian publik terhadap keberlanjutan sumber daya air.

Namun, berbagai tantangan masih dihadapi dalam menjaga keberlanjutan sungai di Indonesia. Pencemaran akibat sampah, limbah, serta kerusakan daerah aliran sungai menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

Melalui peringatan Hari Sungai Nasional, masyarakat diajak untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian sungai melalui berbagai kegiatan, seperti gerakan bersih sungai, penanaman pohon di kawasan daerah aliran sungai, serta meningkatkan kepedulian terhadap penggunaan air secara bijak. (Falen Nelwan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....