Telur Uritan, Jeroan Ayam, Kuliner Nusantara Kaya Nutrisi
- 19 Jul 2025 19:47 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Dibalik kelezatannya menyatu dalam hidangan kuliner tradisional seperti gudeg, soto, dan sate, telur uritan ternyata menyimpan cerita panjang dan nilai gizi istimewa. Masyarakat Jawa menyebutnya sebagai uritan, yaitu telur yang belum sempat berkembang atau gagal matang saat ayam disembelih. Telur uritan berbentuk kuning telur kecil tanpa bagian putih atau cangkang teksturnya lembut, padat, dan kaya lemak. Biasanya ditemukan di ayam kampung tua atau ayam yang tidak efisien bertelur
Telur uritan sarat akan nutrisi seperti vitamin A, B12, zat besi, seng, protein, dan lemak sehat, yang mendukung fungsi sistem imun tubuh, menyediakan energi cepat serta membangun sel dan otot tubuh, dan membantu melawan peradangan berkat mineralnya
Namun, perlu hati-hati, nutrisinya yang melimpah dapat membawa dampak negatif bila dikonsumsi berlebihan, karena mengandung kolesterol tinggi, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, dan beberapa penyakit lainnya.
Mengolah telur uritan tidak sulit. Anda hanya perlu mengikuti beberapa langkah ini, dan dapat menikmati telur uritan yang lezat, dengan ragam bumbu khas Indonesia.
1. Sate Uritan
- Tusuk telur uritan menggunakan tusuk sate.
- Rebus sebentar agar lebih kenyal.
- Bumbui dengan bumbu kacang, kecap, atau sambal sesuai selera.
- Bakar sebentar di atas bara api atau teflon agar bumbu meresap.
2. Gulai Uritan
- Tumis bumbu gulai (bawang, kunyit, jahe, ketumbar, santan).
- Masukkan telur uritan yang sudah direbus.
- Masak hingga kuah menyusut dan telur menyerap bumbu.
3. Tumis Uritan Pedas Manis
- Tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan tomat.
- Tambahkan saus tiram, kecap manis, dan sedikit air.
- Masukkan telur uritan dan aduk rata hingga bumbu meresap.
Telur uritan adalah warisan kuliner lokal yang kaya rasa dan nutrisi namun juga mengandung kolesterol dan kandungan logam berat. Untuk menikmati kelezatannya, konsumsilah secara bijak dan seimbang. Dengan demikian, keunikan gastronomi Nusantara tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....