Operasi Koops TNI Habema Sita Sejumlah Senjata di Intan Jaya

  • 17 Jul 2026 21:02 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Dalam upaya menjaga keamanan masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Tim Patroli Komando Operasi (Koops) TNI Habema melaksanakan operasi penguasaan terhadap sebuah honai yang diduga menjadi lokasi transit kelompok bersenjata pimpinan Daniel Aibon Kogoya di sekitar Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya,pada kamis 16 juli 2026.

Operasi tersebut dilakukan setelah aparat menerima informasi intelijen mengenai dugaan rencana aksi bersenjata terhadap aparat keamanan serta adanya aktivitas konsolidasi kelompok bersenjata di wilayah itu. Setelah melalui tahapan pengintaian, verifikasi, dan perencanaan, personel TNI bergerak menuju lokasi dengan mengedepankan aspek keselamatan masyarakat.

Saat menguasai lokasi, personel Satgas menemukan sejumlah barang yang disebut berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. Barang bukti yang diamankan meliputi satu pucuk senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, dua pucuk senjata api rakitan kaliber 5,56 mm, satu pucuk senapan angin dalam kondisi terbongkar, sejumlah munisi, serta perlengkapan lainnya.

Menurut keterangan Koops TNI Habema, keberhasilan operasi tersebut dinilai dapat mengurangi potensi ancaman terhadap masyarakat sipil sekaligus mencegah penggunaan senjata untuk melakukan aksi kekerasan di wilayah Kabupaten Intan Jaya. Kehadiran personel TNI juga disebut bertujuan menciptakan situasi keamanan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.

Di sela pelaksanaan operasi, empat warga yang berada di sekitar lokasi menyampaikan harapan agar kampung mereka tetap aman, damai, dan terbebas dari kekerasan. Mereka juga menyatakan komitmen untuk bersama-sama menjaga ketenangan lingkungan serta mendukung terciptanya kehidupan yang harmonis bagi masyarakat.

Peristiwa tersebut, menurut Koops TNI Habema, menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan antara upaya pengamanan dan pendekatan yang humanis dalam mewujudkan Papua yang damai. Pendekatan itu dilakukan melalui dialog, kepedulian, serta penghormatan terhadap masyarakat.

Sementara itu, keberhasilan operasi juga disebut menjadi bentuk dedikasi prajurit TNI dalam menjalankan tugas pengamanan wilayah. Operasi dilaksanakan dengan mengedepankan profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab untuk menjaga keamanan masyarakat serta kedaulatan negara.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa setiap operasi keamanan dilaksanakan secara selektif, terukur, profesional, dan tetap mengutamakan keselamatan warga sipil.

"Tugas utama kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat Papua. Setiap tindakan dilakukan secara terukur berdasarkan informasi yang valid, dengan tetap mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil serta menghormati nilai-nilai kemanusiaan. Keamanan yang terjaga merupakan fondasi bagi berlangsungnya pembangunan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat," ujarnya.Jumat 17 juli 2026.

Di akhir keterangannya, Koops TNI Habema kembali mengajak anggota kelompok bersenjata OPM yang masih berada di hutan untuk menghentikan aksi kekerasan dan memilih penyelesaian melalui jalur damai. Menurut Koops TNI Habema, negara tetap membuka ruang dialog sesuai ketentuan hukum, dengan harapan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....