Dinkes Papua Tengah Perkuat Kapasitas Nakes Layani Pasien HIV
- 31 Jul 2026 21:22 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah terus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam pelayanan HIV melalui kegiatan Clinical Mentoring Evaluation Meeting Program HIV yang digelar di Aula Hotel Mahavira Nabire pada 28 hingga 31 Juli 2026. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Obeth Tekege, SKM., M.Kes.
Dalam pembukaan kegiatan, Obeth Tekege didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr. Pingki Wardani serta Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Isak Waine, S.KM., M.Kes. Peserta berasal dari rumah sakit dan puskesmas Perawatan, Dukungan dan Pengobatan (PDP) di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai yang telah menyelenggarakan layanan HIV.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam tata laksana pelayanan HIV, implementasi strategi Test and Treat, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi Orang dengan HIV (ODHIV), pelayanan laboratorium HIV, serta penguatan pencatatan dan pelaporan melalui aplikasi SIHA 2.1.
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, Obeth Tekege mengatakan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan merupakan langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan HIV yang berkualitas, merata, dan berkesinambungan bagi masyarakat Papua Tengah.
"Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan wujud dukungan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah terhadap visi dan misi Gubernur Papua Tengah, yaitu mewujudkan masyarakat Papua Tengah yang sehat, cerdas, produktif dan sejahtera melalui peningkatan kualitas pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan," kata Obeth Tekege.
Menurutnya, penguatan kompetensi tenaga kesehatan juga menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pencapaian target nasional 95-95-95 menuju eliminasi AIDS pada tahun 2030. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia di fasilitas kesehatan terus menjadi prioritas.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembaruan kebijakan program HIV, tata laksana pelayanan sesuai pedoman nasional, implementasi Test and Treat, kolaborasi TB-HIV, pelayanan laboratorium HIV, praktik penggunaan aplikasi SIHA 2.1, diskusi kasus, berbagi praktik baik (best practice), hingga penyusunan rencana tindak lanjut di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan.
Melalui kegiatan Clinical Mentoring Evaluation Meeting Program HIV ini, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah berharap seluruh fasilitas pelayanan HIV di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai semakin mampu memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Papua Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....