Google Perkenalkan TurboQuant, Teknologi Kompresi Memori AI Lebih Efisien

  • 29 Mar 2026 22:56 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID – Google Research resmi memperkenalkan teknologi terbaru bernama TurboQuant, yaitu algoritma kompresi memori kecerdasan buatan (AI) yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi tanpa mengorbankan performa.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, teknologi ini ramai diperbincangkan karena disebut mirip dengan konsep Pied Piper, startup fiktif dalam serial Silicon Valley yang dikenal memiliki algoritma kompresi data revolusioner.

Berbeda dengan Pied Piper yang mengompresi file umum, TurboQuant difokuskan untuk mengatasi keterbatasan utama dalam sistem AI modern, khususnya pada penggunaan memori kerja atau cache KV yang digunakan saat proses inferensi.

Google menjelaskan bahwa TurboQuant mampu mengurangi penggunaan memori hingga enam kali lebih efisien dibandingkan metode tradisional. Hal ini memungkinkan model AI memproses lebih banyak informasi dalam waktu singkat tanpa mengalami penurunan kualitas.

Teknologi ini mengandalkan dua pendekatan utama, yakni PolarQuant dan Quantization-aware Joint Learning (QJL), yang dirancang untuk mengoptimalkan kompresi tanpa mengganggu akurasi model.

Dengan efisiensi tersebut, TurboQuant berpotensi mengurangi bottleneck dalam pemrosesan AI, sekaligus membuat sistem lebih ringan dan hemat sumber daya.

Meski demikian, teknologi ini masih dalam tahap pengembangan dan belum digunakan secara luas. Google berencana mempresentasikan temuan ini dalam konferensi ICLR 2026 pada April mendatang.

Perlu dicatat, TurboQuant saat ini difokuskan untuk meningkatkan efisiensi memori saat inferensi, bukan pada tahap pelatihan model AI yang justru membutuhkan sumber daya komputasi lebih besar.

Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengembangkan sistem AI yang lebih efisien, cepat, dan mudah diakses di berbagai perangkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....