Ketidakpastian Hormuz Picu Gangguan Pasokan Energi
- 30 Mar 2026 02:00 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Ketidakpastian di Selat Hormuz semakin memperburuk kondisi pasar energi global. Jalur strategis yang selama ini menjadi pusat distribusi minyak dunia kini mengalami gangguan serius akibat konflik yang terus berlanjut.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, sejumlah kapal bahkan memilih mematikan sistem pelacakan mereka saat melintas di wilayah tersebut. Hal ini membuat pemantauan lalu lintas kapal menjadi semakin sulit dan tidak akurat.
“Sebagian besar kapal mematikan peralatan sinyal mereka saat berlayar melalui jalur air dan hanya menyalakannya kembali ketika mereka sudah jauh,” ungkap laporan tersebut.
Selain itu, citra satelit yang mengalami keterlambatan juga menambah tantangan dalam memantau aktivitas pelayaran di kawasan tersebut. Akibatnya, jumlah kapal yang sebenarnya melintas belum dapat dipastikan secara pasti.
Beberapa kapal besar, termasuk yang terkait dengan perusahaan pelayaran China, dilaporkan sempat mencoba keluar dari Teluk Persia namun berbalik arah di dekat wilayah Iran.
Di sisi lain, konflik yang terus memanas antara Iran dan Israel turut memperburuk situasi. Serangan rudal dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Arab Saudi, Qatar, dan Kuwait, yang semakin meningkatkan risiko keamanan jalur pelayaran.
Kondisi ini menjadikan Selat Hormuz sebagai salah satu titik krisis paling krusial bagi ekonomi global saat ini, mengingat perannya sebagai jalur utama distribusi minyak dunia yang belum memiliki alternatif sebanding.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....