Lalu Lintas Selat Hormuz Turun Drastis imbas Konflik

  • 30 Mar 2026 01:57 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Lalu lintas kapal di Selat Hormuz mengalami penurunan signifikan setelah konflik Iran memasuki pekan keempat. Jalur pelayaran yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia ini kini hanya dilintasi segelintir kapal, jauh dari kondisi normal.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, hanya empat kapal kargo curah dan dua kapal pengangkut gas minyak cair (LPG) yang tercatat melintas pada Kamis pekan ini berdasarkan data pelacakan sistem identifikasi otomatis kapal.

Dalam tujuh hari terakhir, jumlah kapal yang melintas hanya mencapai 39 unit. Angka tersebut jauh menurun dibandingkan rata-rata hampir 60 kapal komersial per hari sepanjang tahun 2025.

Kondisi ini diperparah dengan adanya pembatasan dari Iran yang menyatakan kapal dari negara-negara yang dianggap “bermusuhan” tidak diizinkan melintas. Hal ini membuat aktivitas pelayaran semakin terbatas dan berdampak langsung pada distribusi energi global.

“Lalu lintas kapal melalui jalur minyak Selat Hormuz yang vital tampaknya sebagian besar terhenti empat pekan setelah perang Iran dimulai,” tulis laporan tersebut.

Selain itu, upaya Iran untuk menerapkan sistem pungutan biaya atau toll fee hingga US$2 juta per pelayaran juga belum mampu meningkatkan jumlah kapal yang melintas di jalur tersebut.

Penurunan aktivitas ini berdampak pada pasokan minyak dunia yang semakin terbatas, memicu kenaikan harga bahan bakar, serta memaksa negara-negara produsen mengurangi produksi dalam jumlah besar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....