Gangguan Laut Merah Tekan Perdagangan Dunia

  • 30 Mar 2026 01:52 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Gangguan di jalur Laut Merah berpotensi memberikan dampak besar terhadap perdagangan global, terutama jika serangan Houthi kembali meningkat.

Melansir dari Bloomberg Technoz, sebelum konflik meningkat, sekitar 9 persen perdagangan maritim dunia melewati Selat Bab el-Mandeb, termasuk komoditas bernilai lebih dari US$2 triliun per tahun.

Namun, sejak serangan Houthi, banyak kapal memilih menghindari jalur tersebut dan berlayar memutar melalui Afrika, yang membuat perjalanan hingga 25 persen lebih lama.

Menurut perusahaan logistik Flexport Inc., pengalihan rute ini juga meningkatkan biaya operasional secara signifikan.

“Perjalanan yang dialihkan ini dapat memakan waktu hingga 25% lebih lama daripada menggunakan jalan pintas Laut Merah,” tulis laporan tersebut.

Selain itu, jalur ini tetap penting bagi ekspor minyak Arab Saudi yang sebagian besar dikirim melalui pelabuhan di Laut Merah sebelum menuju pasar Asia.

Jika gangguan berlanjut, tekanan terhadap pasokan energi dan stabilitas perdagangan global diperkirakan akan semakin meningkat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....