Laut Merah Jadi Alternatif di tengah Krisis Hormuz
- 30 Mar 2026 01:41 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Jalur Laut Merah menjadi alternatif penting dalam menjaga stabilitas pasokan minyak global di tengah terganggunya Selat Hormuz akibat konflik Iran yang masih berlangsung.
Dilansir dari Bloomberg Technoz, pengiriman minyak dari Arab Saudi ke Asia kini banyak dialihkan melalui Laut Merah untuk mengurangi dampak penutupan jalur utama di Teluk Persia.
Langkah ini dinilai membantu membatasi lonjakan harga minyak dunia, meskipun risiko gangguan tetap ada akibat potensi serangan dari kelompok Houthi di kawasan tersebut.
Menurut laporan Pentagon, kelompok Houthi telah menargetkan kapal militer dan komersial lebih dari 190 kali sejak akhir 2023 hingga pertengahan 2024.
“Ancaman yang terus-menerus ditimbulkan oleh kelompok tersebut cukup untuk menghalangi operator kapal,” tulis laporan Pentagon.
Meski demikian, Laut Merah tetap menjadi jalur vital distribusi energi karena menawarkan rute tercepat dibandingkan alternatif lain seperti memutar melalui Tanjung Harapan di Afrika.
Pengalihan jalur ini juga membuat biaya logistik meningkat, baik dari sisi waktu tempuh maupun premi asuransi pelayaran yang semakin tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....