Kapal Gunakan Rute Utara, Iran Perketat Hormuz

  • 30 Mar 2026 01:36 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Sejumlah kapal komersial mulai menggunakan jalur pelayaran alternatif di Selat Hormuz dengan mengikuti garis pantai Iran, seiring konflik kawasan yang memasuki bulan kedua.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, data pelacakan menunjukkan hanya empat kapal yang keluar dari Teluk Persia dalam 24 jam terakhir, terdiri dari dua kapal tanker gas elpiji dan dua kapal kargo curah.

Keempat kapal tersebut terpantau melintasi jalur utara melalui celah sempit di antara Pulau Larak dan Qeshm, yang mengindikasikan adanya rute pelayaran yang disetujui oleh otoritas Iran.

Pergerakan ini mencerminkan semakin ketatnya kontrol Teheran terhadap jalur strategis tersebut, bahkan parlemen Iran saat ini tengah membahas rancangan undang-undang untuk mengenakan biaya bagi kapal yang ingin melintas dengan aman.

Langkah tersebut dilakukan di tengah menurunnya arus pelayaran secara signifikan dibandingkan sebelum konflik, meskipun beberapa negara seperti Thailand dan Malaysia telah mengantongi izin melintas.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa Selat Hormuz tidak lagi menjadi jalur bebas, melainkan berada di bawah pengawasan ketat dengan aturan yang semakin selektif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....