Bupati Mimika Perintahkan Pengawasan Ketat SPPG usai Kasus di Bogor
- 02 Apr 2026 12:48 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya menyusul adanya instruksi Presiden terkait kasus yang terjadi di Bogor. Pada Kamis, 2 April 2026.
Johannes Rettob menjelaskan, pemerintah daerah tidak ingin kejadian serupa terjadi di Mimika. Oleh karena itu, langkah antisipasi segera dilakukan melalui satuan tugas yang telah dibentuk.
Ia menyebutkan, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, yang juga menjabat sebagai ketua satgas, akan segera turun melakukan pemeriksaan terhadap SPPG setelah masa libur berakhir.
Menurutnya, secara umum kondisi SPPG di Mimika masih dalam keadaan baik dan belum ditemukan permasalahan berarti. Namun, ia mengingatkan bahwa pengawasan tetap perlu diperketat, mengingat program tersebut masih tergolong baru.

“Selama ini SPPG kita bagus, tidak ada masalah. Tapi karena ini masih baru, jangan sampai ke depan terjadi kerusakan atau masalah yang tidak terdeteksi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sistem pengawasan berkelanjutan, termasuk pemantauan langsung di lapangan serta penyediaan tenaga ahli di setiap SPPG.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat sistem informasi dan koordinasi agar pengawasan dapat berjalan efektif tanpa harus selalu menunggu inspeksi langsung.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap kualitas layanan pemenuhan gizi tetap terjaga dan masyarakat dapat merasakan manfaat program secara optimal.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....