Pencurian Motor di Pasar Sentral Mimika, Disperindag Imbau Pedagang Waspada

  • 11 Agt 2026 21:44 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di kawasan Pasar Sentral Mimika menjadi perhatian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika. Pihak Disperindag memastikan pengamanan pasar terus dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal,Selasa 11 agustus 2026.

Kepala Disperindag Kabupaten Mimika, drh. Sabelina Fitriani, mengatakan pihaknya berkolaborasi dengan Polsek Mimika Baru dalam menjaga keamanan di kawasan Pasar Sentral Mimika. Pengamanan dilakukan melalui pembagian tugas antara petugas yang terlibat.

Sabelina juga mengimbau para pedagang agar turut memperhatikan keamanan kendaraan masing-masing. Menurutnya, petugas tidak mungkin dapat mengawasi seluruh kendaraan selama 24 jam, sehingga pemilik kendaraan harus memastikan kendaraannya dalam kondisi aman saat diparkir.

“Memang kami juga mengimbau kepada para pedagang untuk tetap menjaga keamanan pribadi. Petugas mungkin tidak bisa memperhatikan kendaraannya selama 24 jam, tetapi masing-masing juga harus mempersiapkan diri, artinya kendaraan saat diparkir harus dikunci,” ujar Sabelina.

Ia menilai kendaraan yang tidak dikunci dapat menjadi peluang bagi pelaku pencurian. Terlebih, Pasar Sentral Mimika merupakan kawasan yang terbuka dan banyak masyarakat keluar masuk setiap harinya, sehingga petugas tidak dapat mengenali seluruh orang yang berada di dalam pasar.

Menanggapi adanya informasi bahwa pada hari Minggu tidak terdapat penjagaan dari petugas security, Sabelina mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan. Ia menjelaskan, sebelumnya sebagian petugas mengikuti kegiatan Gerak Jalan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Meski demikian, Sabelina memastikan keikutsertaan sebagian petugas dalam kegiatan tersebut telah diatur melalui pembagian tugas. Petugas keamanan yang tidak mengikuti kegiatan gerak jalan tetap menjalankan tugas untuk melakukan pengawasan di kawasan pasar.

“Memang ada sebagian besar yang ikut gerak jalan, tetapi sudah ada pembagian tugas. Teman-teman petugas keamanan di pasar yang tidak ikut gerak jalan tetap melakukan pengawasan pasar,” jelasnya.

Sabelina memastikan security tetap berjaga pada hari Sabtu maupun Minggu. Pengamanan dilakukan menggunakan sistem shift yang terdiri dari tiga tim, sehingga jadwal kerja petugas tetap berjalan setiap hari dan tidak ada waktu tanpa pengawasan.

Ia menyebutkan, pengamanan Pasar Sentral Mimika melibatkan sekitar 20 petugas yang bekerja secara bergantian. Sementara terkait rencana pemasangan CCTV, Disperindag masih menunggu program dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Jika program tersebut belum tersedia, pihaknya mempertimbangkan penganggaran pemasangan CCTV untuk memperkuat pengawasan dan keamanan pasar.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....