Kogabwilhan III Beberkan Hasil Operasi Semester I 2026

  • 07 Jul 2026 06:29 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, memaparkan hasil pelaksanaan operasi dan kinerja Satuan Tugas (Satgas) TNI selama Semester I Tahun Anggaran 2026 dalam konferensi pers di Markas Kogabwilhan III pada hari senin 06 juli 2026. Operasi tersebut mencakup wilayah Papua dan Maluku, dengan fokus pada pengamanan wilayah darat, laut, dan udara serta penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas ilegal yang mengancam stabilitas keamanan.

Dalam kesempatan tersebut, Letjen TNI Lucky Avianto memperkenalkan para pejabat utama yang memimpin operasi di wilayah Kogabwilhan III, yakni Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang (Pangdam XVII/Cenderawasih), Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru (Pangdam XVIII/Kasuari), Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia (Pangdam XXIV/Mandala Trikora), Laksda TNI Dato Rusman (Pangkoarmada III), Marsda TNI Azhar Aditama Djojosugito (Pangkodau III), Mayjen TNI (Mar) Sugianto (Dankodaeral X Jayapura), Laksda TNI Joko Andriyanto (Dankodaeral XI Merauke), Laksda TNI Djatmoko (Dankodaeral XIV Sorong), Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M. (Danpasmar 3), Mayjen TNI Yudha Airlangga (Pangkoops Habema), serta Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto (Kaskogabwilhan III).

"Penyampaian hasil operasi ini merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus pertanggungjawaban kami dalam melaksanakan tugas pertahanan negara di wilayah Papua dan Maluku sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," kata Letjen TNI Lucky Avianto.

Selama Semester I Tahun 2026, Satgas TNI berhasil menggagalkan berbagai aktivitas ilegal yang memanfaatkan jalur laut sebagai sarana distribusi maupun penyelundupan. Hasil operasi mencatat penindakan terhadap 4 kasus penyelundupan senjata api dan amunisi, 2 kasus BBM ilegal, 6 kasus penyelundupan satwa dilindungi, 5 kasus narkotika, serta 24 kasus peredaran minuman keras ilegal. Sementara di wilayah udara, TNI juga melakukan pengawasan terhadap pelanggaran wilayah udara serta menggagalkan berbagai upaya penyelundupan melalui bandara.

"Kami juga berhasil mengungkap 30 kasus narkotika, menemukan ribuan batang pohon ganja di wilayah perbatasan, serta menggagalkan berbagai modus penyelundupan melalui paket pakaian, sepatu, koper, kardus hingga karung yang dibawa para pelaku," ujarnya.

Dalam rekapitulasi hasil operasi, Satgas TNI mengamankan 47 pucuk senjata api berbagai jenis, 92 pucuk senapan angin modifikasi yang dapat menembakkan peluru tajam, ratusan butir amunisi berbagai kaliber, senjata tradisional, alat komunikasi, dokumen, atribut kelompok bersenjata, serta uang tunai sekitar Rp36 juta. Selain itu, jajaran Kodam XV/Pattimura juga menerima penyerahan sejumlah senjata api dan amunisi dari masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah.

Panglima Kogabwilhan III menegaskan bahwa TNI akan terus meningkatkan patroli pengamanan di wilayah darat, laut, dan udara, termasuk memperkuat kerja sama lintas sektor dan meningkatkan kemampuan deteksi dini untuk menutup seluruh celah yang dimanfaatkan jaringan kriminal maupun kelompok bersenjata yang melakukan kekerasan terhadap masyarakat dan aparat keamanan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif memberikan informasi kepada TNI. Bersama-sama kita wujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera. Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat, penggiat sosial, dan khususnya rekan-rekan wartawan yang menyampaikan informasi berdasarkan fakta serta berani melawan hoaks dan disinformasi yang beredar di media sosial," tutup Letjen TNI Lucky Avianto.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....