Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi
- 08 Jun 2026 21:54 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Sarmi berhasil menangkap seorang pria berinisial YK (52) yang diduga terlibat sebagai perantara distribusi senjata api dan amunisi kepada jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan. Penangkapan dilakukan di kawasan Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Sabtu 6 Juni 2026, setelah aparat memperoleh informasi mengenai keberadaan yang bersangkutan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan terhadap jaringan pemasok senjata dan amunisi yang diduga menyuplai kelompok bersenjata di wilayah Yalimo dan Yahukimo.
"Kasus ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan jaringan pemasok senjata dan amunisi yang diduga menyuplai kebutuhan kelompok bersenjata di wilayah Yalimo dan Yahukimo," ujar Yusuf Sutejo, Minggu 7 Juni 2026.
Dari hasil penyelidikan, YK diduga pernah menerima satu pucuk senjata api beserta amunisi yang dibawa seorang pria berinisial B pada awal Maret 2026 di kawasan Argapura, Kota Jayapura. Senjata dan amunisi tersebut kemudian diduga diteruskan kepada sejumlah pihak yang melakukan transaksi dengan kelompok yang dipimpin Simeon Payage.
Usai diamankan, YK dibawa ke Polres Sarmi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan pemasokan senjata dan amunisi ilegal.

Petugas juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersangka, di antaranya telepon seluler, dokumen identitas, kartu perbankan, uang tunai dalam berbagai pecahan, serta sejumlah barang pribadi lainnya untuk kepentingan penyidikan.
Berdasarkan data Satgas Operasi Damai Cartenz, hingga awal Juni 2026 sedikitnya 12 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara jaringan senjata dan amunisi ilegal tersebut. Dalam serangkaian operasi, aparat turut menyita 298 butir amunisi, empat magazen senapan SS1, satu pucuk senjata api rakitan, serta enam laras senjata api bekas Perang Dunia yang ditemukan dalam kondisi berkarat.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan pihaknya akan terus memburu seluruh pihak yang terlibat dalam rantai distribusi senjata ilegal di Papua.
"Kami berkomitmen menindak tegas seluruh pihak yang terlibat, baik sebagai penyedia, perantara, pendana maupun pembeli senjata dan amunisi ilegal. Upaya ini penting untuk memutus rantai pasokan yang berpotensi digunakan dalam berbagai aksi kekerasan yang mengganggu keamanan masyarakat," tegas Faizal Ramadhani.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyebut penyidik masih terus mendalami peran YK serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.
"Penyidik saat ini mendalami jalur distribusi, pola komunikasi, serta keterlibatan pihak-pihak lain yang diduga menjadi bagian dari jaringan ini," kata Adarma Sinaga.
Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap seluruh mata rantai peredaran senjata dan amunisi ilegal yang memasok kelompok bersenjata di Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....