Dua Anggota Brimob Nabire Gugur, Diduga Diserang KKB
- 13 Agt 2025 23:59 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Dua anggota Brigade Mobile (Brimob) Batalion C Pelopor Polda Papua dinyatakan gugur akibat diserang oleh orang tak dikenal (OTK). Keduanya mengalami luka bacok menggunakan benda tajam dan terkena peluru saat mengamankan proyek pekerjaan jalan raya, di ruas jalan Trans Nabire – Enarotali, Rabu (13/8/2025) pagi. Kedua anggota Bhayangkara itu bernama Brigpol Arif Maulana dan Bripda Nelson Runaki.
Mereka gugur setelah diserang oleh OTK di KM 126 jalan trans Nabire – Enarotali saat bertugas pengamanan perbaikan ruas jalan tersebut yang dikerjakan oleh PT. AMP.
Kapolres Nabire yang dihubungi awak media Rabu malam membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya kejadian itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIT ketika dua anggota Brimob Nabire ini melakukan pengamanan pekerjaan jalan kemudian diserang oleh kelompok OTK.
“Tiba-tiba mereka diserang dan anggota kita kena bacok dan satu terkena tembak di kepala. Setelah mendengar informasi kejadian tersebut, gabungan anggota keamanan kemudian bergerak ke TKP untuk melakukan pengecekan dan melakukan upaya evakuasi,” ucapnya.
Kapolres menjelaskan proses evakuasi dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare didampingi Dirintel, Dirkrimum, Dansatgas, Dansat Brimob Polda Papua Tengah, Kabid Dokkes. Turut mendampingi Kapolres Nabire, Waka Polres Dogiyai beserta anggota, Kasat Reskrim dan Kasat Intel Polres Nabire, Danramil dan Kapospol Siriwo serta Kapolsek Uwapa.
“Kita kerahkan sekitar 70 orang personel gabungan untuk melakukan evakuasi jenazah anggota kami,” jelas Kapolres Nabire.
Ia menambahkan bahwa saat kejadian, lima orang karyawan PT.AMP sempat lari untuk menyelamatkan diri, dan beruntung kelimanya selamat. “Mereka juga telah di evakuasi, dan selanjutnya kita akan mintai keterangan sebagai saksi,” ucapnya.
Sementara jenazah dua anggota Brimob Nabire yang gugur ungkap Kapolres Tatiratu malam ini telah berada di kamar jenazah RSUD Nabire. Kapolres Nabire menegaskan bahwa kejadian itu terjadi di KM 126 di wilayah Distrik Siriwo Nabire, sementara pelaku penyerangan kedua anggota Bhayangkara tersebut diduga adalah KKB.
“Pelaku sementara kami duga adalah KKB, karena mereka menyerang menggunakan senjata api, menembak ke arah anggota kami,” katanya menutup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....