Tukang Ojek Jadi Korban KKB, Jasad Masuk Jurang

  • 16 Jul 2025 08:23 WIB
  •  Nabire

KBRN, Mimika Seorang warga sipil atas nama Syafaruddin yang keseharian berprofesi sebagai tukang ojek di Puncak Jaya dianiaya orang tak kenal (OTK) menggunakan senjata tajam.

Aksi penganiayaan yang dilakukan di kawasan pegunungan Distrik Wanwi, Kabupaten Puncak Jaya, aparat keamanan menduga dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani sebut setelah kejadian tersebut, warga melaporkan ke Polres Puncak Jaya.

Dari laporan tersebut Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Puncak Jaya dan TNI langsung merespons cepat dan melakukan pencarian serta evakuasi terhadap korban.

"Menurut informasi dari masyarakat bahwa sebelumnya korban diketahui terakhir terlihat pada Jumat (11/7/2025). Kemudian pada Sabtu (12/7/2025) Pukul 11.45 WIT Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Distrik Wanwi, diduga kuat menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di bagian kepala dan kaki sebelum jasadnya dibuang ke dalam jurang," kata Faizal.

Dia menceritakan, pada saat evakuasi Tim harus berjalan kaki sejauh 5 kilometer dan menuruni jurang sebelum berhasil mengevakuasi jenazah korban yang kemudian dibawa menggunakan motor ke jembatan Distrik Wanwi dan selanjutnya diangkut dengan ambulans ke RSUD Mulia pada pukul 16.30 WIT.

"Kondisi medan yang curam dan berbukit membuat proses evakuasi berjalan dengan penuh tantangan," tutur Faizal.

Jenazah korban tiba di RSUD Mulia pada pukul 17.20 WIT untuk dilakukan pemeriksaan medis, dan selanjutnya akan dipulangkan ke kampung halaman di Makassar.

“Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya keberadaan aparat di daerah rawan seperti Puncak Jaya. Kami akan terus bekerja keras untuk menindak tegas pelaku dan mencegah kejadian serupa, saat ini pelaku masih kami dalami” tegas Brigjen Faizal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....