BI Perkuat Likuiditas Perbankan untuk Dukung Ekonomi

  • 30 Jul 2026 19:44 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus memperkuat kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, Direktur Eksekutif Senior sekaligus Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, mengatakan penguatan likuiditas dilakukan melalui optimalisasi berbagai instrumen kebijakan moneter.

"Ke depan, penerbitan SRBI terus diarahkan agar selaras dengan kebutuhan pengelolaan likuiditas dan mendukung masuknya aliran modal asing guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah," ujar Erwin dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Juli 2026.

Selain menjaga stabilitas moneter, BI juga memperkuat implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna meningkatkan penyaluran pembiayaan kepada sektor-sektor prioritas. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat mekanisme redistribusi likuiditas sehingga transmisi pembiayaan kepada dunia usaha menjadi lebih efektif.

Di sisi lain, Bank Indonesia terus mempercepat digitalisasi sistem pembayaran sebagai bagian dari strategi mendukung aktivitas ekonomi nasional. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas inklusi keuangan, serta memperkuat daya saing ekonomi Indonesia.

Erwin menegaskan berbagai instrumen kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran akan terus dioptimalkan secara terpadu agar mampu menjaga stabilitas ekonomi di tengah tingginya ketidakpastian global sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....