Baik dan Buruk Kerokan pada Tubuh
- 31 Agt 2026 19:26 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Dari generasi ke generasi kerokan pengobatan tradisional sering dilakukan oleh masyarakat. Salah satunya adalah kerokan. Sebelumnya, perlu kita ketahui bahwa, biasanya kerokan dilakukan pada orang yang mengalami masuk angin. Dilansir dari halodoc.comn, kerokan dilakukan dengan cara menggosokan benda tumpul, seperti uang koin, atau batu giok pada punggung, disertai dengan pelicin seperti minyak, hingga timbul warna kemerahan pada kulit, yang dipercaya menandakan bahwa tubuh terdapat banyak angin atau kembung. Dan semakin merah bekas dari gosokan terbut, maka semkain banyak angin yang keluar dari tubuh.
Ternyata, kerokan sama halnya dengan pemijitan. Tujuannya adalah untuk melebarkan pembuluh darah. Saat dilakukan pengerokan suhu tubuh meningkat dan pembuluh darah pun melebar. Saat itu juga pengantaran oksigen ditubuh terutama di otot punggung akan lebih baik, sehingga akan terasa lebih hangat dan rasa nyeri atau pegal akan berkurang. Selain itu, saat pengrokan atau pemijitan, akan release zat endorfin dari otak dimana memberikan rasa nyaman dalam tubuh.
Walaupun menyenangkan, kerokan dapat berakibat fatal jika dilakukan berlebihan. Apalagi jika pengerokan dilakukan dengan gesekan yang cukup keras pada kulit menggunakan benda tumpul, akan menyebabkan iritasi. Nah, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai dari dampak negatif kerokan, jika berlebihan:
1. Iritasi Kulit
Karena terjadi gesekan pada sel tanduk kulit, sehingga dapat menyebabkan iritasi. Jika terjadi berulang kali maka kulit akan terkikis, dan akan menjadi pintu masuknya ragam kuman kedalam tubuh.
2. Tekanan Pada Kapiler Darah
Terjadi tekanan yang keras pada kapiler darah, dan pecahnya pembuluh darah kecil dibawah lapisan kulit paling atas.
3. Alergi Logam
Media logam yang digunakan untuk kerokan juga dapat menyebabkan alergi seperti bruntus atau munculnya bintik-bintik, yang berlanjut pada infeksi kulit.
Setelah kerokan tubuh rasanya jauh lebih baik. Namun tetap berhati-hati, agar tidak terjebak dengan kenikmatan sesaat. Jangan lupa selalu perhatikan keseahatan tubuh anda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....