Peresmian SMP Negeri 1 Mapia, Menjadi Bukti Perjuangan Panjang Selama 5 Tahun
- 31 Jul 2026 21:36 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Dogiyai – Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Mapia Kabupaten Dogiyai, Fransiska Tagi, saat menyampaikan sambutannya dalam acara peresmiangedung Baru SMP N 1 Mapia, yaang berlangsung di Bomomani, Kamis 30 Juli 2026. menyatakan bahwa peresmian Gedung Baru SMP Negeri 1 ini menjadi bukti perjuangan panjang selama 5 Tahun.
"Hari ini bukan sekedar peresmian sebuah bangunan, tapi momentum bersejarah. Setiap batu yang tersusun, setiap dinding yang berdiri, adalah hasil perjuangan bersama," ujarnya.
Fransiska menyampaikan terima kasih kepada pemilik hak ulayat Marga Kegiye dan Marga Tigi yang telah merelakan tanah secara cuma-cuma. Ia juga mengapresiasi dukungan Bupati Yuda Tebai, Ibu Kepala SD Pres Bomomani, Bapak Kasat Pol PP Yohanes Butu saat menjabat Kepala Distrik, mantan DPR Dogiyai Bernard, serta para intelektual Bomamani.
"Kami pernah numpang sekolah 3 tahun di SD, 2 tahun di SD Pres Bomomani, dan 3 tahun di SMA. Hari ini kami punya rumah sendiri," katanya.
"Gedung ini bukan tujuan akhir. Ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Mari kita bentuk generasi yang berintegritas, menghargai keberagaman, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," tegasnya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Dogiyai Yohanes Butu menyampaikan apresiasi kepada pemilik lokasi. Ia menjelaskan makna "tonowi" adalah orang yang memiliki banyak tanah dan rela memberikannya untuk kepentingan umum.
Ia juga berpesan kepada siswa-siswi agar menjaga fasilitas sekolah. "Jangan pernah mencoret gedung yang baru diresmikan ini. Kita harus cintai dengan 7K," pesannya.
Sementara itu Kepala Distrik Mapia Yulianus Tigi menyoroti masih kurangnya rumah dinas guru di SMP Negeri 1 Mapia. Ia meminta Dinas Pendidikan memfasilitasi, meski tidak 100% tetapi dengan keringanan agar pihak ketiga bisa bekerja.
Yulianus juga mengimbau masyarakat Bomomani agar menjaga lingkungan sekolah. "Jangan berkeliaran di depan sekolah. Kita jaga bersama. Kepada pemilik hak ulayat, kalau sudah kasih untuk sekolah, kantor Danramil dan Puskesmas, kasih saja. Jangan pegang-pegang ekor lagi," ujarnya.
Ia berpesan kepada kaum muda pemilik tanah agar tidak merampas dan tidak menghalangi proses belajar mengajar. "Kalau sudah ditetapkan untuk pendidikan, jangan dirubah lagi," tegasnya.
Peresmian gedung baru SMP Negeri 1 Mapia diharapkan menjadi langkah awal peningkatan mutu pendidikan di Distrik Mapia dan mendukung terwujudnya visi Dogiyai Cerdas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....