Uapaya Menjaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan DKPN Gelar GPM Mandiri

  • 12 Jul 2026 20:36 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Dalam mejaga stabilisasi pasokan dan harga pangan serta daya beli masyarakat tetap stabil, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Mandiri yang dipusatkan di Kioas Pangan halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Jln. Ahmad Yani Nabire, Jumat 10 Juli 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabirte, Yasor Victor Sawo, SP.,M.SI, dalam keterangannya menegaskan bahwa inflasi di bulan Juni berada di atas ambang batas, atau diatas standar yaitu tiga setengah persen, dan inflasi bulan Juni berada di angka 4 yang dinilai telah melebihi, sehingga ada upaya-upaya yang dilakukan di daerah dalam rangka untuk penegendalian inflasi.

“Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui Gerakan Pangan Murah Mandiri, yang juga merupakan program daripada Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Nabire selama tahun 2026 dan GPM Mandiri yang dilaksanakan ini juga merupakan yang keempat kalinya dalam tahun ini,” jelasnya.

Sementara itu, Agus Suwanto, selaku penanggung jawab Kios Pangan Dinas Ketahanan pangan Nabire, menjelasakan bahwa untuk menstabilkan pasokan maupun harga pangan di Kabupaten Nabire pihaknya terus berupaya dalam menjual kebutuhan pangan setiap hari dengan harga di bawah harga pasar, termasuk menggelar GPM mandiri.

“Kios Pangan dan GPM yang dilaksanakan kami mengutamakan bahan pangan seperti beras yang menjadi bahan pokok, kemudian gula, telur, minyak goring, bawang merah dan bawang putih.

Pada kesempatan itu, Adrian Tenene, salah satu warga masyarakay Nabire yang juga turut hadir di Gerakan Pangan Murah Mandiri dan berbelanja kebutuhan rumah tangganya. Merasa senang dan bersyukur atas pelaksanaan GPM ini, karena menurutnya bahan pangan yang di sediakan cukup terjangkau sehingga dapat meringankan beban pengeluaran.

“Kami berharap Gerakan Pangan Murah Mandiri yang dilaksanakan oleh Pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan, kiranya dapat dilaksanakan satu kali dalam seminggu sehingga dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, disamping itu juga GPM ini dapat melibatkan petani lokal khususnya mama-mama penjual sayur mayur dan buah-buahan,” harapnya.

Melalui Gerakan Pangan Murah Mandiri, diharapkan dapat mensatbilkan harga bahan pokok di pasaran serta menekan inflasi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....