Masyarakat, Gereja dan Generasi Muda, Daiajak Jaga Persatuan, Bangun Papua

  • 14 Mei 2026 20:56 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Kegiatan Kebaktian Budaya Bangsa, (KBB) Tahun 2026 dalam rangka Perayaan 20 Tahun International Sion Kids Movement, memiliki makna yang sangat penting, karena bukan hanya menjadi wadah persekutuan umat percaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, menanamkan nilai kasih, serta membangun kerukunan hidup bermasyarakat di Papua Tengah.

Penegasan itu, dikemukakan oleh Plt. Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alantino Wiay, S.STP., saat membacakan sambutan Guberner Papua Tengah, Meki Nawipa, SH. Dalam pembukaan Kegiatan Kebaktian Budaya Bangsa, (KBB) Tahun 2026 dalam rangka Perayaan 20 Tahun International Sion Kids Movement, bertempat di Graha Bethesda Karang Mulia Nabire, Selasa 12 Mei 2026.

“Saya percaya, generasi muda yang dibina dengan nilai rohani dan karakter yang baik akan menjadi generasi yang kuat, takut akan Tuhan, mencintai tanah Papua, serta mampu membawa perubahan positif bagi masa depan daerah ini,” tegasnya.

Dikatakan, Papua Tengah adalah tanah yang diberkati Tuhan dengan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan adat istiadat. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga persaudaraan, kedamaian, dan persatuan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, kita diajak untuk membangun kehidupan yang harmonis berdasarkan nilai-nilai iman, budaya, dan kasih kepada sesame.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia dan keluarga besar ISKIM yang telah menyelenggarakan kegiatan rohani ini dengan baik. Dua puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini adalah bukti kesetiaan pelayanan, komitmen pembinaan iman, dan kepedulian terhadap generasi muda serta masyarakat di tanah Papua,” jelas Gubernur Meki Nawipa.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendukung setiap kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat yang membawa dampak positif bagi pembangunan manusia, pembangunan karakter, serta terciptanya kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat, gereja, dan generasi muda untuk terus menjaga persatuan, menjauhi perpecahan, serta bersama-sama membangun Papua Tengah yang diberkati Tuhan, maju, aman, dan bermartabat,” ajaknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....