Warga Nabire Diajak Ikut Menyelamatkan Alam Sebagai Warisan untuk Anak Cucu
- 20 Apr 2026 21:57 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Warga Nabire di Tahun 2026 kembali diajak untuk ikut menyelamatkan alam dengan terus menjaga dan melestarikan hutan termasuk hutan manggrove, demi kehidupan anak cucu nanti. Ajakan itu dikemukakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Wahana Kelestarian Alam Papua (LSM Wakera) Pice Musendi, saat dihubungi, Senin 20 April 2026.
Dijelasakan LSM Wakera terus melakukan survei hutan mangrove di pesisir pantai Nabire dari bulan Meret 2024 hingga saat ini. “Kita ketahui bersama Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Juga memiliki hutan mangrov hamir di pesisir pantai, namun ada beberap titik yang dinilai telah di rusak atau di alifungsikan, mejadi tambak ikan, pariwisata, perkebunan, pemukiman dan lain sebagainya. Termasuk hutan di daratan,” ungkapnya.
Dijelasakan, Terkait kerusakan hutan mangrove disejumlah titik di Nabire, Pihak LSM Wakera berusaha memdorong dan memotivasi masyarakat yang telah memiliki kepedulian untuk turut bekersama dalam upaya melestarikan mangrove dan menyelamatkan pesisir pantai yang terkena dampak abrasi air laut.
“Keberadaan hutan manggrove sangat bermanfaat, baik dari segi ekonomis, fisik, maupun dari segi ekologis. Kini hutan mangrove semakin sedikit akibat penebagan oleh oknum-oknum yang tidak tahu akan pentingnya pohon tersebut,” jelasnya.
Hutan mangrove atau yang akarab disebut hutan bakau ialah hutan yang tumbuh di atas rawa, yang terletak di garis pantai. Hutan mangrove memiliki peranan yang sangat bermanfaat bagi penduduk sekitar pantai dan lain sebagainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....