STIKES Papua Sehat Nabire, Berkomitmen Mencetak Tenaga Kesehatan Profesional

  • 19 Apr 2026 20:28 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Papua Sehat Nabire berkomitmen mencetak tenaga kesehatan profesional, berdaya saing dan siap menjadi garda terdepan pemutusan mata rantai kasus HIV/AIDS di Papua Tengah. Ketua STIKES Papua Sehat Nabire, Dr.Kornelis Pakage, S.KM., M.Kes., kepada RRI Minggu 19 April 2026 mengatakan, STIKes Papua Sehat Nabire menawarkan berbagai program studi jenjang Sarjana (S1) di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat (S.K.M.) dan dibekali dengan kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan global dalam bidang kesehatan.

Ia menegasakan bahwa, tenaga kesehatan merupakan kunci penting untuk menuju Papua bebas AIDS, meski tantangan pada masa depan tidak mudah, namun dirinya optimis keterlibatan lulusan tenaga kesehatan mampu mengatasinya. “Alasan didirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Papua Sehat Nabire, dilatarbelakangai oleh semakin tingginya Kasus HIV/AIDS di Papua, Khususnya Papua Tengah,” jelasnya.

Menurutnya, garda terdepan pemutusan mata rantai HIV/AIDS adalah peran yang diemban oleh berbagai pihak dalam upaya mencegah penyebaran dan penularan virus HIV.

“Peran ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, Komunitas hingga individu, maupun tenaga kesehatan masyarakat yang bekerja bersama untuk mengurangi risiko penularan HIV dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi, perawatan, dan dukungan yang tepat,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda Papua, STIKES Papua Sehat Nabire berharap Para lulusan dapat menjadi agen perubahan dalam memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Dengan peran aktif dari berbagai pihak dan upaya pemutusan mata rantai yang koperhensif, diharapkan penyebaran HIV/AIDS dapat ditekan, bsehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan Produktif,” tutup Kornelis Pakage.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....