Retinol Tidak Cocok Digunakan Dalam Kasus Ini
- 31 Jan 2026 14:46 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Retinol, salah satu turunan vitamin A yang populer dalam perawatan kulit, dikenal luas karena kemampuannya mengurangi tanda penuaan, memperbaiki tekstur kulit, dan membantu mengatasi jerawat. Namun, meskipun manfaatnya banyak, tidak semua orang cocok menggunakan retinol, dan pemakaian yang tidak tepat justru dapat menimbulkan iritasi, kemerahan, atau kerusakan kulit sementara.
Menurut para ahli dermatologi, kelompok yang paling rentan terhadap efek samping retinol adalah mereka dengan kulit sensitif, karena kulit jenis ini lebih mudah mengalami reaksi berlebihan terhadap bahan aktif yang bersifat eksfoliasi. Gejala yang umum terjadi antara lain kemerahan, rasa terbakar, kulit kering, dan mengelupas.
Oleh karena itu, pemula disarankan memulai dengan konsentrasi rendah, menggunakan retinol hanya satu hingga dua kali seminggu, dan secara bertahap meningkatkan frekuensi jika kulit mulai beradaptasi.
Selain itu, retinol tidak dianjurkan bagi ibu hamil atau menyusui, meskipun retinol topikal memiliki risiko sistemik lebih rendah dibanding retinoid oral. Hal ini dikarenakan potensi retinol terserap ke dalam aliran darah, sehingga keamanan bagi janin atau bayi belum sepenuhnya terjamin.
Kelompok lain yang sebaiknya menunda penggunaan retinol adalah orang dengan kulit yang sedang mengalami luka, eksim, jerawat meradang, atau inflamasi kulit aktif. Kondisi kulit yang sudah sensitif atau rusak akan diperburuk oleh sifat eksfoliasi retinol, sehingga pemakaian sebaiknya ditunda sampai kulit membaik.
Selain faktor kondisi kulit dan kehamilan, retinol juga dapat menimbulkan iritasi bila digunakan bersamaan dengan produk lain yang mengandung asam (AHA/BHA), vitamin C, atau benzoyl peroxide. Kombinasi ini dapat menyebabkan over-exfoliation, kulit menjadi kemerahan, terlalu kering, dan sensitif terhadap sinar matahari.
Para ahli menyarankan agar retinol digunakan di malam hari, diikuti pelembap yang cukup, dan selalu menggunakan tabir surya di pagi hari karena kulit yang menggunakan retinol lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar UV.
Dengan demikian, meskipun retinol menawarkan berbagai manfaat untuk kulit, penggunaannya harus disesuaikan dengan jenis kulit, kondisi kesehatan, dan produk perawatan lain yang digunakan. Orang dengan kulit sensitif, ibu hamil atau menyusui, kulit yang sedang iritasi, serta mereka yang menggunakan bahan aktif lain secara bersamaan, sebaiknya berhati-hati atau menunda pemakaian retinol.
Penyesuaian dosis, frekuensi, dan pemilihan produk retinol yang sesuai menjadi kunci agar kulit tetap mendapatkan manfaatnya tanpa mengalami efek samping yang merugikan. Dengan pemakaian yang tepat, retinol tetap menjadi salah satu bahan skincare paling efektif untuk meningkatkan tekstur kulit, mengurangi garis halus, dan menjaga kesehatan kulit jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....