Ketua Satgas MBG Asahan Tinjau Pelajar MTsN 2 yang Diduga Alami Mual dan Muntah

  • 15 Sep 2026 17:45 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Kisaran - Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Asahan, Rianto meninjau sejumlah pelajar MTsN 2 Kisaran yang diduga mengalami mual dan muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa, 15 September 2026.

Peninjauan dilakukan Rianto di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Manan Simatupang Kisaran. Sejumlah pelajar tersebut sebelumnya mendapatkan makanan program MBG yang diantar ke sekolah.

Rianto mengatakan, hingga saat ini terdapat 22 pelajar yang mendapatkan perawatan di RSUD Abdul Manan Simatupang dan RSU Wira Husada.

“Alhamdulillah kondisi mereka sudah mulai membaik dan ada beberapa pelajar yang bahkan sudah dilepas infusnya oleh pihak rumah sakit,” ujar Rianto yang juga Wakil Bupati Asahan.

Sebagai Ketua Satgas MBG Kabupaten Asahan, Rianto menyampaikan pihaknya memastikan pelaksanaan program makan bergizi gratis di Kabupaten Asahan berjalan dengan baik.

Namun, terkait kejadian yang dialami sejumlah pelajar MTsN 2 Kisaran, pihaknya menilai perlu dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan makanan.

“Melihat kejadian ini, kami menilai terjadi salah pengelolaan. Namun, keterangan lebih lanjut apa yang membuat pelajar MTsN 2 mengalami mual dan muntah-muntah nanti setelah dilakukan pemeriksaan sampel pada menu yang diberikan,” ucapnya.

Rianto menjelaskan, dari sekitar 800 pelajar MTsN 2 Kisaran, hanya sekitar 30 pelajar yang mengalami gejala mual dan muntah. Bahkan, dalam satu lokal, tidak seluruh pelajar mengalami gejala yang sama.

“Tadi kita juga sudah bertanya kepada pihak dokter, bahwa setiap ketahanan tubuh manusia itu berbeda-beda,” kata Rianto.

Atas kejadian tersebut, Satgas MBG Kabupaten Asahan akan melakukan evaluasi, khususnya terhadap proses penyajian makanan agar lebih higienis dan aman untuk dikonsumsi para pelajar.

Rianto juga memastikan seluruh biaya pengobatan para pelajar yang mengalami gejala tersebut sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Asahan.

Pemerintah Kabupaten Asahan berharap kondisi seluruh pelajar yang menjalani perawatan segera pulih dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG dapat dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....