Sitti Banina Apresiasi Program Rumbia dalam Penilaian PAAREDI di Tanjungbalai

  • 12 Agt 2026 19:47 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Sekretaris Dua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara yang juga Ketua Tim Penilaian Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), Sitti Banina, melakukan kunjungan penilaian dan evaluasi dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026. Kegiatan di Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, Rabu 12 Agustus 2026.

Kelurahan Pantai Burung menjadi salah satu nominasi dalam penilaian PAAREDI tingkat Provinsi Sumatera Utara. Sitti Banina mengatakan, kunjungan ke Tanjungbalai merupakan hari kedua rangkaian penilaian setelah sebelumnya dilakukan di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

“Setelah dari Tanjungbalai, kami akan melanjutkan penilaian ke Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Sitti Banina memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan pembinaan anak dan remaja yang dilakukan TP-PKK Kota Tanjungbalai, termasuk Rumah Baca Ibu dan Anak (Rumbia) di Kelurahan Pantai Burung.

Menurutnya, keberadaan Rumbia sangat luar biasa dalam mendukung pembinaan anak-anak, terlebih PAAREDI menjadi salah satu program yang dinilai dalam kegiatan tersebut.

“Banyak kegiatan yang dilaksanakan bersama forum anak dan OPD terkait dalam pembinaan anak dan remaja. Ini sangat luar biasa,” katanya.

Ia juga mengapresiasi upaya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungbalai dalam meningkatkan kembali minat baca anak-anak di tengah perkembangan teknologi digital.

Sitti Banina menilai, penggunaan gadget tidak harus dilarang karena anak-anak saat ini hidup di era digital. Namun, yang terpenting adalah bagaimana anak-anak diarahkan untuk memanfaatkan gadget secara positif sebagai sarana memperoleh ilmu pengetahuan tanpa meninggalkan budaya membaca.

“Boleh memegang atau menggunakan gadget karena sekarang jamannya era digital. Tetapi bagaimana cara kita memanfaatkan gadget agar mendapatkan ilmu, namun tidak meninggalkan minat baca,” ucapnya.

Ia menyebut, program yang dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungbalai patut diapresiasi karena tidak hanya menunggu anak-anak datang ke perpustakaan, tetapi secara aktif menghadirkan taman baca di berbagai ruang publik.

Menurutnya, kegiatan taman baca tersebut dilaksanakan hampir setiap hari, baik di lokasi taman bermain, kegiatan Car Free Day (CFD), kelurahan maupun sarana publik lainnya.

“Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tanjungbalai sangat luar biasa. Setiap hari mengunjungi lokasi taman bermain, CFD, kelurahan dan sarana publik, mereka tetap menggelar taman baca,” ujarnya.

Sitti Banina menegaskan, berbagai upaya tersebut merupakan bentuk nyata pemerintah daerah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam meningkatkan kembali minat baca anak-anak sekaligus mendukung pola pengasuhan anak dan remaja di tengah tantangan era digital.

Ia berharap, pembinaan yang dilakukan melalui kader-kader PKK, forum anak, OPD terkait dan berbagai komunitas dapat terus dikembangkan sehingga anak-anak dan remaja mampu menggunakan teknologi secara bijak, produktif dan tetap memiliki budaya literasi yang kuat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....