BPS Tanjungbalai Mulai Pendataan Sensus Ekonomi 2026

  • 20 Jun 2026 23:02 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tanjungbalai mulai melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 dengan menurunkan 138 petugas lapangan. Kepala BPS Kota Tanjungbalai Nizaruddin menjelaskan, pendataan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 untuk memperoleh data akurat terkait aktivitas ekonomi masyarakat.

Pendataan perdana dilakukan kepada Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim di ruang kerja Wali Kota, Kamis, 18 Juni 2026, bersama petugas pendata dan pengawas lapangan. Nizaruddin mengatakan, dari 138 petugas yang disiapkan, sebanyak 19 orang bertugas sebagai Pemeriksa Lapangan (PML) dan 119 orang sebagai Pencacah Lapangan yang melakukan pendataan secara langsung.

“Jadi kita menurunkan sebanyak 138 petugas lapangan. Rinciannya, ada 19 pemeriksa lapangan sensus door to door dan 119 pencacah lapangan door to door,” ujar Nizaruddin.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan untuk seluruh wilayah Indonesia termasuk Kota Tanjungbalai, dengan tujuan menyediakan data ekonomi yang menjadi dasar perencanaan pembangunan.

Untuk usaha besar, pendataan dilakukan menggunakan metode CAWI dengan mekanisme “Ngibar”, sementara pendataan lainnya dilakukan melalui kunjungan lapangan.

“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kami mengharapkan dukungan seluruh pelaku usaha untuk menerima petugas dan memberikan jawaban yang benar serta lengkap,” katanya.

Nizaruddin mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada petugas karena data yang dihimpun digunakan untuk kepentingan statistik.

Partisipasi masyarakat, lanjutnya, sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan serta keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....