Picu Kecelakaan di Tanjungbalai, Ardiansyah Desak Percepatan Pengerjaan
- 26 Apr 2026 18:38 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Proyek preservasi jalan di sejumlah ruas di Tanjungbalai menuai keluhan dari masyarakat. Kondisi jalan yang telah dikerok (asphalt milling) namun belum segera dilakukan pengaspalan membuat permukaan jalan menjadi tidak rata, berdebu, dan membahayakan pengguna jalan.
Dalam beberapa hari terakhir, warga melaporkan meningkatnya insiden kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan pengendara sepeda motor. Minimnya rambu peringatan di lokasi proyek serta lambatnya progres pengerjaan dinilai menjadi faktor utama yang memperparah situasi di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Pemuda Kota Tanjungbalai, M. Ardiansyah P. Sinaga, menyampaikan keprihatinannya dan mendesak pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) agar segera mempercepat proses pengerjaan preservasi jalan melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum setempat.
“Ini bukan lagi soal proyek yang belum selesai, tapi soal keselamatan masyarakat yang dipertaruhkan setiap hari. Tidak boleh ada pembiaran. Kadis PU harus hadir sebagai pengawas yang aktif dan memastikan BPJN bertanggung jawab penuh atas kondisi ini,” ujarnya.
Menurutnya, percepatan pengerjaan tidak boleh hanya sebatas komitmen administratif, melainkan harus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Seperti penambahan alat dan tenaga kerja, pengerjaan berkelanjutan tanpa jeda yang tidak jelas, serta pemasangan rambu keselamatan yang memadai di setiap titik pekerjaan.
Selain itu, Ardiansyah juga meminta pihak pelaksana proyek untuk meningkatkan standar pengamanan di lokasi, termasuk pemasangan rambu peringatan, penerangan sementara, serta pengaturan arus lalu lintas guna meminimalisir risiko kecelakaan.
Masyarakat berharap adanya respons cepat dari pihak terkait agar proyek preservasi jalan ini dapat segera dituntaskan. Hingga kini, sejumlah ruas jalan di Kota Tanjungbalai masih dalam tahap pengerukan dan belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian dalam waktu dekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....