Komisi D DPRD Sumut Soroti Drainase Pemicu Banjir di Jalan Meteorolog
- 10 Mar 2026 22:57 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Komisi D DPRD Sumatra Utara (Sumut) menggelar rapat dengar pendapat lanjutan untuk membahas aduan masyarakat terkait persoalan banjir yang kerap melanda kawasan Jalan Meteorologi, Jalan Pancing hingga simpang Bhayangkara. Rapat berlangsung di ruang rapat Badan Musyawarah DPRD Sumut, Selasa 10 Maret 2026.
Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut, Yahdi Khoir Harahap, didampingi sejumlah anggota dewan. Di antaranya Jumadi dari Fraksi PKS, Benny Harianto Sihotang dari Fraksi Gerindra, serta Abdul Rahim Siregar dari Fraksi PKS.
Dalam rapat tersebut, Yahdi menjelaskan pembahasan sebelumnya menemukan adanya penyempitan saluran drainase di kawasan pembangunan CitraLand. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu penyebab air tidak mengalir dengan lancar saat hujan deras.
“Memang ada kesalahan dari pihak CitraLand karena membuat underdrain yang diameternya hanya satu meter,” ujarnya. “Jadi terjadi penyempitan yang menyebabkan air tidak mampu tersalurkan, dan akhirnya meluap ke kawasan Meteorologi dan perumahan di sekitarnya.”
| Baca juga: Delapan Daerah di Sumut Raih WTP |
Sementara itu, perwakilan warga Jalan Meteorologi I, Semi, menyampaikan keluhan masyarakat terkait banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Menurutnya, genangan air sempat bertahan cukup lama saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Semi menjelaskan, berdasarkan pengamatannya, posisi drainase di kawasan Jalan Meteorologi I berada lebih rendah dibandingkan saluran pembuangan di sekitar kawasan CitraLand. Kondisi tersebut membuat air sulit mengalir keluar ketika volume air meningkat.
“Kalau kita bicara drainase dan elevasi, posisi drainase di Jalan Meteorologi I itu lebih rendah dari seluruh outlet yang berada di dekat CitraLand maupun dari arah tanah garapan di belakang. Karena itu, ketika banjir meluap, air sulit mengalir keluar,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, pihak Kepala Desa Sampali, PT Citraland City Sampali, PT Agung Sedayu Group, serta PT Jewel Garden tidak menghadiri undangan rapat. Komisi D DPRD Sumut berencana kembali mengagendakan rapat lanjutan dengan menghadirkan seluruh pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan banjir tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....