Bobby dan Konjen Malaysia Soroti Kemudahan Investasi Sumut

  • 18 Agt 2026 20:19 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pemerintah harus memberikan pelayanan yang mudah kepada masyarakat dan dunia usaha. Kemudahan tersebut menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan Bobby pada Resepsi Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Acara berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, pada Senin, 17 Agustus 2026 malam.

Bobby mengapresiasi pesan Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Shahril Nizam Abdul Malek mengenai perlunya menghilangkan berbagai hambatan pembangunan. Menurutnya, pemerintah harus hadir memberikan pelayanan terbaik tanpa menciptakan kesulitan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

“Jangan mempersulit orang. Kita saja sebagai umat manusia kalau dipersulit sesama manusia, kesalnya luar biasa,” katanya.

Bobby berharap semangat kemerdekaan diwujudkan melalui perbaikan pelayanan publik, penguatan investasi, serta pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan. Langkah tersebut membutuhkan sinergi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai mitra pembangunan.

Sebelumnya, Shahril menilai Sumut memiliki potensi besar pada sektor pertanian, perkebunan, industri, hingga pariwisata. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur, konektivitas, serta proses perizinan yang memberikan kemudahan bagi investasi.

Shahril mengibaratkan potensi Sumatera Utara seperti buah durian yang membutuhkan cara tepat untuk membukanya. Menurutnya, terlalu banyak hambatan dalam proses tersebut dapat memengaruhi ketertarikan investor untuk menanamkan modalnya.

“Kalau salah membukanya, kita sendiri yang terluka. Kalau terlalu banyak duri dalam prosesnya, investor mungkin memilih makan buah yang lain,” katanya.

Karena itu, ia menilai kemudahan investasi perlu diperkuat agar kekayaan daerah mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan. Pengembangan potensi tersebut juga diharapkan meningkatkan keterampilan masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Shahril menyatakan perwakilan negara-negara sahabat siap mendukung pengembangan Sumut melalui kerja sama investasi, perdagangan, pariwisata, pendidikan, dan hubungan internasional. Ia juga mengapresiasi pembangunan infrastruktur dan transformasi ekonomi yang didorong Pemerintah Provinsi Sumut, termasuk perhatian terhadap Kepulauan Nias.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....