Ramadan untuk Orang Beriman, Bukan Sekadar Formalitas Tahunan

  • 15 Feb 2026 20:12 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Bulan suci Ramadan disebut bukan sekadar agenda tahunan yang datang dan pergi, melainkan panggilan khusus bagi orang-orang beriman. Hal itu disampaikan Ustaz Izhar Syafawi dalam acara Religius Time Islam di Pro 2 RRI Medan pada Jumat 13 Februari 2026.

Izhar menjelaskan bahwa ayat kewajiban puasa dalam Surah Al-Baqarah secara tegas diawali dengan seruan kepada orang-orang yang beriman. Menurutnya, seruan tersebut menunjukkan bahwa puasa tidak hanya berbicara soal status keislaman, tetapi tentang kualitas iman seseorang.

“Allah memanggil orang-orang yang beriman. Artinya, puasa bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi wujud dari iman itu sendiri,” ujarnya.

Izhar menilai, masih banyak umat Islam yang menjalankan puasa sebagai rutinitas tahunan tanpa pemaknaan mendalam. Padahal, Ramadan merupakan momentum untuk membuktikan ketaatan dan meningkatkan kualitas spiritual.

Lebih lanjut, Izhar mengingatkan bahwa puasa tidak berhenti pada menahan lapar dan haus. Puasa sejati, kata dia, adalah menjaga hati, lisan, pikiran, dan perbuatan dari hal-hal yang dapat mengurangi nilai ibadah.

Menurut Izhar, jika puasa hanya dijalani sebagai formalitas, maka esensi Ramadan akan hilang. Ibadah tersebut seharusnya menjadi sarana pembentukan karakter dan peningkatan ketakwaan.

Izhar pun mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai titik balik untuk memperbaiki diri. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan dengan Allah sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama.

“Ramadan adalah kesempatan emas. Jangan sampai kita hanya mendapatkan lapar dan haus, tetapi kehilangan makna iman di dalamnya,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....