OJK Dorong Penguatan Tata Kelola dan Integritas Sektor Keuangan

  • 10 Jul 2026 21:56 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya memperkuat tata kelola dan integritas sektor jasa keuangan untuk menciptakan industri yang tangguh, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan digital. Hal itu disampaikan dalam Kuliah Umum di Politeknik Keuangan Negara STAN, Selasa, 7 Juli 2026.

Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena mengatakan penguatan tata kelola menjadi kunci menjaga stabilitas sektor jasa keuangan sekaligus mempertahankan kepercayaan publik. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Roadshow Governansi OJK yang menyasar generasi muda di berbagai daerah.

"Salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan integritas publik pada era digital adalah meningkatnya ancaman fraud dan serangan siber yang semakin kompleks," ujar Sophia.

Sophia menjelaskan transformasi digital menghadirkan berbagai peluang bagi sektor jasa keuangan, namun juga meningkatkan kompleksitas risiko dari sisi teknologi, sumber daya manusia, proses bisnis, dan ekosistem digital. Karena itu, setiap organisasi perlu membangun ketahanan agar mampu mencegah, mendeteksi, merespons, dan memulihkan diri dari berbagai ancaman.

Menurut Sophia, tata kelola yang baik juga berperan melindungi kepentingan nasabah, investor, konsumen, dan seluruh pemangku kepentingan melalui peningkatan akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Keuangan Negara STAN Agus Bandiyono mengapresiasi penyelenggaraan kuliah umum tersebut sebagai bentuk sinergi antara regulator dan dunia pendidikan. Ia juga mendorong mahasiswa berperan aktif memperkuat integritas publik sebagai bekal berkarier di sektor publik maupun jasa keuangan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....