IHSG Melemah 3,38 Persen, Rupiah Menguat Tajam
- 24 Apr 2026 19:51 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - IHSG ditutup melemah 3.38 persen di level 7.129,490 di tengah koreksi mayoritas bursa saham di Asia. Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan ada 870 saham yang alami koreksi pada perdagangan Jumat, 24 Aril 2026.
"Jumlah ini terbilang signifikan karena hanya menyisahkan 83 emiten yang mengalami kenaikan, dan 62 emiten yang ditutup stabil. Selama sesi perdagangan IHSG ditransaksikan dalam rentang 7.115 hingga 7.383," ucap Gunawan.
Ia menuturkan, IHSG pada perdagangan hari ini sempat menguat di menit menit awal pembukaan. Namun selebihnya IHSG mengalami penigkatan tekanan secara konsisten, hingga sesi penutupan perdagangan.
"Ada banyak saham blue chips yang terkoreksi kinerjanya, beberapa diantaranya adalah BBCA, BMRI, BBRI, BUMI hingga TLKM. Kinerja IHSG sangat terbebani banyak sentimen negatif baik dari dalam maupun eksternal," kata Gunawan.
Sementara itu, kinerja mata uang rupiah pada perdagangan hari ini justru berbalik menguat tajam. Bank Indonesia berada di balik penguatan mata uang rupiah.
"Kehadiran BI di pasar membuat rupiah menguat tajam di level 17.190 per US Dolar pada sesi penutupan. Selama sesi perdagangan berlangsung, mata uang rupiah sempat melemah hingga ke level 17.285 per US Dolar," ujar Gunawan.
Sementara harga emas dunia ditransaksikan melemah ke level $4.683 per ons troy. Ketegangan antara Iran AS sejauh ini kembali menyulut kenaikan harga minyak mentah dunia dalam rentang $96 hingga $106 per barelnya.
"Harga emas kembali dirugikan dengan eskalasi perang yang belakangan kembali mengalami peningkatan. Jika dirupiahkan harga emas saat ini turun signifikan menjadi 2.6 juta per gram," kata Gunawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....